Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sultan HB X Dorong OPD DIY Hijaukan Lingkungan Kantor Lewat Program Rukti Bumi

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 13:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sultan HB X Dorong OPD DIY Hijaukan Lingkungan Kantor Lewat Program Rukti Bumi Doc: Dok. Antara

YOGYAKARTA – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemda DIY aktif melakukan penghijauan di area kantor masing-masing. Upaya tersebut menjadi bagian dari program **Rukti Bumi**, yang baru saja diluncurkan di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (17/9).

"Harapan saya, dinas-dinas itu yang kira-kira kalau untuk parkir saja panas, ya, diteduhkan. Dalam arti, senang untuk menanam. Istilahnya Rukti Bumi," kata Sultan dalam sambutannya.

Rukti Bumi sendiri merupakan akronim dari *Reformasi Hijau Kompleks Kepatihan-Birokrasi Berbudaya Ramah Lingkungan*. Melalui program ini, Sultan berharap keberadaan pepohonan dan tanaman hijau di kantor dinas dapat menghadirkan suasana kerja yang lebih sejuk.

"Jadi, mata kita itu melihatnya ya kalau banyak tanaman, kan lebih nyaman gitu," ujarnya.

Sultan mencontohkan kawasan selatan Kepatihan yang terasa panas tanpa adanya pepohonan. Karena itu, ia menginginkan kantor pemerintahan tidak hanya menampilkan dinding putih yang silau, tetapi juga dipadukan dengan tanaman agar lebih sedap dipandang.

"Ya, kesadaran pimpinan dinas itu untuk menanam di lingkungan di mana dia bekerja," tegasnya.

Selain penghijauan, Sultan meminta OPD memperhatikan pengelolaan sampah serta penyediaan resapan air hujan di lingkungan kantor. "Saya kira tidak hanya sampah, tetapi juga daya tampung untuk air hujan, sehingga menyirami tidak perlu dari PDAM. Bikin sumur resapan, permukaan tanah juga akan stabil," tutur Sultan.

Pada kesempatan tersebut, Sultan berkeliling memantau penghijauan di berbagai sudut Kompleks Kepatihan, meninjau pengolahan sampah organik dengan komposter, dan menutup rangkaian acara dengan menanam bibit pohon kantil (cempaka putih).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Kusno Wibowo, menyatakan siap menindaklanjuti arahan gubernur, termasuk terkait pengelolaan sampah dan penghijauan di setiap OPD.

"Kalau untuk OPD-OPD, seperti yang disampaikan Ngarsa Dalem (Sultan HB X), bahwa intinya juga tergantung dari timbunan sampah di masing-masing OPD, karena masing-masing OPD tidak sama antara satu dengan yang lain. Teman-teman OPD yang memang perlu untuk penanganan sampah seperti yang ada di Kepatihan ini, nanti ada tindak lanjut untuk koordinasi berikutnya," kata Kusno.

Ia menambahkan, upaya yang bisa dilakukan OPD tidak hanya sebatas pengelolaan sampah, tetapi juga penyediaan biopori serta perindangan di lingkungan kantor. "Itu tidak hanya OPD, harapan kami nanti ke sekolah-sekolah juga demikian," ujarnya.

Terkait penyediaan bibit tanaman, Kusno menyebut DLHK DIY setiap tahun menyiapkan 10.000–15.000 bibit pohon untuk dibagikan kepada masyarakat. Namun, distribusi bibit baru dilakukan menjelang musim hujan.

"Kalau bibit pohon, kami setiap tahun menyiapkan bibit pohon yang kami bantukan ke masyarakat. Namun, untuk kesiapannya kita menunggu musim hujan kira-kira pada November–Desember. Kami khawatir kalau belum musim hujan sudah diberikan bibit nanti malah mati," ucap Kusno.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
Nasional
Masalah Perampasan Aset Tin...
Ekonomi
BI: Rupiah Makin Mendunia B...
Olahraga
Raptors Resmi Pulangkan Kaw...
Megapolitan
Kebakaran TPAS Galuga Makin...
Daerah
Waspada HIV! Dinkes Bima Te...
Daerah
El Nino Bikin Satwa Liar Be...
Advertisement
BI: Rupiah Makin Mendunia Berkat QRIS Antarnegara

BI: Rupiah Makin Mendunia Berkat QRIS Antarnegara

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.