Waduh, Lebih dari 6 Juta Warga Jakarta Menderita Infeksi Pernapasan akibat Polusi Udara
📅 Jumat, 18 Jul 2025, 13:28 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
JAKARTA – Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, pada hari Rabu (16/7), mengatakan, lebih dari 6 juta orang di Jakarta, telah terkena infeksi saluran pernafasan akut akibat memburuknya polusi udara.
Dikutip dari Anadolu Ajans?, menurut Hanif
kualitas udara di beberapa wilayah Jakarta mencapai tingkat yang membahayakan.
Ia memperingatkan bahwa polusi di wilayah utara Jakarta telah melonjak ke tingkat yang berbahaya pada tengah hari, dengan data waktu nyata dari aplikasi kualitas udara seperti IQAir dan stasiun pemantauan publik mengkonfirmasi kondisi yang semakin memburuk.
“Sumber utama polusi udara Jakarta adalah emisi industri dan truk kontainer,” kata Hanif.
Sekitar 6.800 cerobong asap industri terdaftar di wilayah ibu kota, meskipun sebenarnya jumlah tersebut mungkin lebih tinggi karena beroperasi tanpa izin.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami telah mulai menindak tegas aktivitas pembakaran terbuka, terutama di industri metalurgi dan peleburan hemat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dampak polusi terhadap kesehatan sudah parah, dengan data awal menunjukkan bahwa lebih dari 6 juta orang di Jakarta telah mengalami gejala pernapasan, termasuk infeksi akut yang dapat meringankan kondisi yang sudah ada.
Dalam sebuah penelitian tahun 2023, Perpustakaan Kedokteran Nasional AS menemukan bahwa polusi udara di Jakarta, terutama akibat partikulat halus (PM2.5) dan ozon permukaan tanah (O?), bertanggung jawab atas beban kesehatan yang signifikan. Lebih dari 7.000 dampak kesehatan yang merugikan pada anak-anak, lebih dari 10.000 kematian dini, dan lebih dari 5.000 rawat inap setiap tahun di Jakarta dapat dikaitkan langsung dengan buruknya kualitas udara kota.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!