Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jika Dipatuk ular, Lakukan Ini untuk Pertolongan Pertama pada Korban

📅 Senin, 11 Agu 2025, 20:07 WIB | Oleh:
Jika Dipatuk ular, Lakukan Ini untuk Pertolongan Pertama pada Korban Doc: ANTARA/Flickr/Paul Balle
Ket. Ilustrasi seekor ular hitam berperut merah besar.

JAKARTA - Genangan air yang membanjiri tempat persembunyian ular, bisa membuatnya keluar dari liang dan mencari tempat lebih kering salah satunya rumah manusia.

Dikutip dari Hindustan Times, Senin (11/8), hal itu berlaku bagi mereka yang rumahnya dekat dengan pepohonan hijau, ladang atau kebun sehingga lebih berisiko bertemu dengan ular dan bahkan kemungkinan digigit binatang ini lebih besar.

Konsultan kedokteran anak Rumah Sakit Narayana Health SRCC, Mumbai, Dr. Amin Kaba mengatakan bahwa bila digigit ular, sebaiknya korban atau orang lain dilarang untuk menyedot bisa ular atau langsung mengompresnya dengan es.

“Jangan panik, karena tetap tenang membantu memperlambat penyebaran racun jika terjadi gigitan ular berbisa. Gigitan ular, khususnya, dapat mengancam jiwa dan seringkali membutuhkan perawatan segera dengan antibisa. Selalu konsultasikan dengan dokter untuk memastikan perawatan yang tepat dan mencegah komplikasi,” saran dia.

Lebih jauh, Amin Kaba menjelaskan beberapa langkah pertolongan pertama jika seseorang digigit oleh ular, yakni mencuci luka dengan membilas area gigitan ular dengan air mengalir selama 10 menit tanpa digosok.

Hindari penggunaan torniket atau pemotong luka agar tidak memperburuk keadaan.

Jaga agar anggota tubuh yang tergigit tidak bergerak untuk memperlambat penyebaran racun. Kemudian bergegas mencari pertolongan darurat dengan mengunjungi rumah sakit atau unit gawat darurat terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Adapun gejala gigitan ular dapat menyebabkan nyeri hebat dan pembengkakan pada lokasi gigitan. Mual dan muntah atau kram perut, kesulitan bernada atau penglihatan kabur, masalah pembekuan darah hingga kelumpuhan pada kasus yang parah.

Hal lain yang juga dapat dilakukan untuk mengurangi pertemuan dengan ular selama musim hujan yakni dengan menjaga halaman tetap bersih dengan memotong pendek rumput.

Memastikan ular tidak dapat masuk ke rumah, menggunakan kelambu di sekitar tempat tidur, menggunakan sepatu saat berjalan di rumput tinggi, menggunakan senter saat berjalan di kegelapan.

Ia juga melarang untuk menyerang ular terlebih dulu, tidak meninggalkan sampah dan serpihan berserakan. Kemudian tidak mengabaikan tikus dan kelelawar serta saat digigit jangan mengandalkan pengobatan herbal dan jangan mengambil ular yang telah mati. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.