Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sebagian Besar Wilayah Sumatera Utara Bakal Turun Hujan

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 14:05 WIB | Oleh:
Sebagian Besar Wilayah Sumatera Utara Bakal Turun Hujan Doc: ist
Ket. hujan turun

MEDAN – Pada hari Rabu besok, sebagaian besar wilayah Sumatera Utara (Sumut) akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga besar. Informasi ini dikeluarkan Balai Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan. Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan Endah Paramita di Medan, Selasa, menyampaikan kondisi cuaca di Sumut pada Rabu (17/9) pagi diperkirakan berawan.

Sedangkan pada siang dan sore hari hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di beberapa wilayah dengan hujan intensitas sedang diantaranya di Labuhan Batu dan sekitarnya. Pada malam hari, lanjutnya, hujan ringan hingga sedang diprakirakan mengguyur sebagian besar provinsi itu. Hujan sedang terutama berpotensi terjadi di Labuhan Batu Utara, Langkat, Medan, Labuhan Batu, Serdang Bedagai, Deli Serdang, Binjai dan sekitarnya.

Sementara itu pada dini hari hujan juga berpotensi turun di sejumlah daerah. Hujan ringan berpeluang terjadi di Labuhan Batu Utara, Medan, Tanjungbalai, Labuhan Batu, Padang Lawas Utara, Binjai, Batu Bara, Deli Serdang, dan sekitarnya. BMKG memperkirakan suhu udara berkisar 14–34 derajat Celcius dengan kelembapan udara antara 69–99 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 3–7 km per jam.

Sebelumnya Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Medan Rizky Ramadhan mengatakan gelombang laut dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan di Sumut pada 16 hingga 18 September 2025.

Gelombang tinggi tersebut berpotensi terjadi di perairan barat Sumatera Utara, perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, perairan timur Kepulauan Nias, Perairan Kepulauan Batu, dan Samudera Hindia barat Kepulauan Nias. Disebutkan bibit Siklon 89 W di Filipina memicu peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara, kata dia, umumnya bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan angin berkisar 4-20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan berkisar 6-25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna utara, Selat Malaka bagian utara, Samudera Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, dan Samudera Hindia selatan Jawa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Megapolitan
Safari Integritas Diperluka...
Nasional
Rumput Laut RI Berpotensi J...
Luar Negeri
Target Akhiri Kelaparan Glo...
Advertisement
Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.