Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Saham Tesla Melonjak Setelah Elon Musk Borong 2,5 Juta Saham

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 09:38 WIB | Oleh:
Saham Tesla Melonjak Setelah Elon Musk Borong 2,5 Juta Saham Doc: AP
Ket. CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk, berbicara di Konferensi dan Pameran SATELLITE, 9 Maret 2020, di Washington.

JAKARTA - Saham Tesla naik pada hari Senin (15/9) karena CEO Elon Musk mengungkapkan pembelian lebih dari 2,5 juta saham senilai sekitar $1 miliar.

Associated Press melaporkan, saham pembuat kendaraan listrik itu naik 3,6% menjadi $410,04 masing-masing.

Musk membeli sejumlah saham dengan harga berbeda pada hari Jumat, menurut sebuah laporan keuangan. Langkah ini mungkin dipandang oleh pasar sebagai tanda bahwa miliarder tersebut tetap yakin akan masa depan perusahaan.

Awal bulan ini Tesla merilis paket gaji yang disusulkan untuk Musk yang akan menjadikannya triliuner pertama di dunia jika ia mencapai serangkaian target yang sangat agresif bagi perusahaan selama dekade berikutnya.

Tesla mengatakan, mereka akan memberikan saham Musk senilai hingga 12% dari perusahaan dalam selusin paket terpisah jika perusahaan memenuhi target kinerja tertentu, termasuk peningkatan besar dalam produksi mobil, harga saham, dan laba operasional.

Jika disetujui oleh para pemegang saham, paket gaji baru ini dapat menjadikan Musk eksekutif pertama di dunia dengan pendapatan triliun dollar, dan akan menandai level baru gaji yang sangat tinggi di negara yang sudah dikenal dengan kompensasi ekstrem. Namun, imbalannya berupa saham, bukan uang tunai, dan targetnya pun ekstrem.

Untuk mendapatkan paket saham pertamanya yang setara dengan 1% saham perusahaan, Musk harus meyakinkan investor di pasar saham bahwa Tesla bernilai total $2 triliun, dua kali lipat dari nilai mereka saat ini, dan juga mencapai beberapa tonggak sejarah lainnya.

Untuk menerima semua saham yang ditawarkan dan menjadikannya orang pertama di dunia yang memiliki kekayaan triliun dolar, nilai pasarnya harus naik menjadi $8,5 triliun, dua kali lipat dari perusahaan paling berharga di dunia saat ini, produsen chip Nvidia.

Penjualan Tesla tahun ini mengalami penurunan, terutama akibat reaksi keras atas afiliasi Musk dengan Presiden Donald Trump. Tesla juga menghadapi persaingan yang semakin ketat dari produsen-produsen mobil besar asal Detroit, terutama dari Tiongkok.

Para investor semakin khawatir tentang lintasan perusahaan setelah Musk menghabiskan begitu banyak waktu di Washington tahun ini, menjadi salah satu pejabat paling menonjol dalam pemerintahan Trump dalam upayanya untuk memangkas ukuran pemerintah AS.

Tesla akan mengadakan rapat pemegang saham tahunan pada tanggal 6 November, di mana para investor akan memberikan suara pada paket gaji baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.