Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Pamekasan-Bulog Kerja Sama Perbanyak Pasokan Minyakita

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 07:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Pamekasan-Bulog Kerja Sama Perbanyak Pasokan Minyakita Doc: ANTARA
Ket. Minyakita kemasan 1 liter dijual Rp17.500 di Pamekasan.

PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, bekerja sama dengan Perum Bulog Madura guna memperbanyak pasokan Minyakita guna menekan mahalnya harga minyak bersubsidi itu di pasaran.

"Sebab, berdasarkan hasil pemantauan harga kebutuhan bahan pokok yang kami lakukan tadi, karena Minyakita rata-rata di atas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Ahmad Basri Yulianto di Pamekasan, Senin (15/9).

Ia menjelaskan sesuai ketentuan minyak goreng bersubsidi, yakni Minyakita seharusnya dijual kepada konsumen dengan harga Rp15.700 per liter.

Namun di pasaran, harga minyak goreng kemasan itu seharga Rp16 ribu hingga Rp17 ribu, bahkan kebanyakan pemilik toko kelontong di desa-desa menjual hingga Rp17.500 per liter.

"Setelah kami melakukan penelitian, hal ini terjadi, karena pasokan Minyakita ke wilayah Madura terbatas, sehingga para pedagang harus mengulak ke beberapa tempat di Surabaya," katanya.

Akibatnya, sambung Basri, ongkos kirim ke Madura mahal dan menyebabkan harga jual minyak goreng bersubsidi tersebut mahal, melebihi HET yang telah ditetapkan pemerintah.

Karena itu, sambung Basri, pihaknya bekerja sama dengan Perum Bulog Madura untuk mendistribusikan lebih banyak Minyakita, terutama ke para pedagang di pasar-pasar tradisional.

"Kami juga bersepakat dengan Perum Bulog Madura untuk melakukan operasi pasar di berbagai wilayah kecamatan untuk menekan tingginya harga jual minyak goreng bersubsidi tersebut," katanya.

Sementara itu, salah seorang pemilik toko kelontong di Pamekasan Arianti mengaku, dirinya terpaksa menjual Minyakita di atas HET, karena harga kulakan ke toko grosir memang tinggi.

"Kulakan saya Rp16 ribu per liter, ya terpaksa saya jual Rp17.500 per liter. Jarak dari sini ke kota kan jauh, sekitar 22 kilometer," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Megapolitan
Parkir Rp60.000 per Jam Bik...
Megapolitan
Pedagang Ikan Pasar Kramat ...
Daerah
Kabut asap batasi jarak pan...
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.