Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tok! Pagu Anggaran Kementerian PU Tahun 2026 Sebesar Rp118,5 Triliun

📅 Senin, 15 Sep 2025, 19:40 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tok! Pagu Anggaran Kementerian PU Tahun 2026 Sebesar Rp118,5 Triliun Doc: istimewa
Ket. Menteri PU Dody Hanggodo (kanan) bersalaman dengan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus disela sela Rapat Kerja antara Komisi V DPR RI bersama Kementerian PU dan Kementerian/Lembaga mitra kerja Komisi V DPR di Gedung DPR Senayan, Senin (15/9).

JAKARTA - Pagu Anggaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk Tahun Anggaran (TA) 2026 telah secara resmi ditetapkan sebesar 118,5 triliun rupiah dalam Rapat Kerja antara Komisi V DPR RI bersama Kementerian PU dan Kementerian/Lembaga mitra kerja Komisi V DPR di Gedung DPR Senayan, Senin (15/9). 

Jumlah pagu tersebut ditetapkan setelah dilakukan penambahan sebesar 47,64 triliun rupiah dari pagu indikatif TA 2026 sebesar 70,86 triliun rupiah. Penambahan anggaran tersebut diutamakan untuk pelaksanaan atau penyelesaian program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto seperti swasembada pangan, Inpres Jalan Daerah, dan Sekolah Rakyat serta mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi utama Kementerian PU.

"Pada prinsipnya anggaran dialokasikan secara strategis untuk melanjutkan dan meningkatkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas guna mendukung pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konektivitas, dukungan ketahanan pangan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat," kata Menteri PU Dody Hanggodo

Pagu Anggaran Kementerian PU TA 2026 sebesar 118,5 triliun rupiah tersebut akan dialokasikan kepada unit organisasi Sekretariat Jenderal sebesar 576,85 miliar rupiah, Inspektorat Jenderal sebesar 107,81 miliar rupiah, Ditjen Sumber Daya Air sebesar 34,73 triliun rupiah, Ditjen Bina Marga sebesar 45,61 triliun rupiah, Ditjen Cipta Karya sebesar 12,03 triliun rupiah, Ditjen Prasarana Strategis 24,10 triliun rupiah.

Kemudian Ditjen Bina Konstruksi sebesar 599,03 miliar rupiah, Ditjen Pembiayaan Infrastruktur sebesar 147,13 miliar rupiah, Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) sebesar 172,93 miliar rupiah, dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) sebesar 403,93 miliar rupiah.

Beberapa program kerja prioritas yang akan dilaksanakan oleh Kementerian PU pada tahun 2026 diantaranya pembangunan 15.851 hektar (Ha) jaringan irigasi, rehabilitasi 197.430 Ha jaringan irigasi, penyediaan 500 liter per detik air baku, pembangunan 191 kilo meter (km) jalan baru, pembangunan 28,19 km jalan tol, preservasi rutin 46.451 km jalan dan 531.969 meter (m) jembatan, pembangunan dan preservasi 36,65 km jalan daerah, pembangunan dan peningkatan SPAM 918 liter per detik, pengelolaan air limbah 115.750 KK, pengembangan kawasan strategis 150 Ha, PHTC 1.000 Madrasah, pembangunan 200 unit Sekolah Rakyat, dan sebagainya. 

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengatakan dengan ditetapkannya anggaran TA 2026 ini, Kementerian PU serta seluruh mitra Komisi V DPR RI lainnya wajib menyerahkan bahan tertulis mengenai jenis belanja dan kegiatan kepada Komisi V paling lambat 30 hari setelah undang-undang tentang APBN TA 2026 ditetapkan di paripurna DPR RI. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.