Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Akselerasi Layanan Publik, Indonesia dan Uni Emirat Arab Jalin Kerja Sama

📅 Senin, 15 Sep 2025, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Akselerasi Layanan Publik, Indonesia dan Uni Emirat Arab Jalin Kerja Sama Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria (tengah) dan Wakil Menteri Urusan Kabinet untuk Daya Saing dan Pertukaran Pengalaman Uni Emirat Arab Abdulla Nasser Lootah (kanan) saat memberikan keterangan kepada wartawan usai acara "Indonesia-UAE Government Experience Exchange Retreat di Jakarta Selatan pada Senin (15/9).

Jakarta - Indonesia dan Uni Emirat Arab menjalin kerja sama untuk memperkuat kapasitas layanan pemerintah kedua negara melalui pertukaran pengalaman dan keahlian terutama pada bidang teknologi baru.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menjelaskan, kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Uni Emirat Arab pada pekan lalu.

"Poin penting dalam kegiatan hari ini terkait dengan kerja sama kita dengan Uni Emirat Arab adalah penguatan kapasitas pemerintah dalam melakukan adopsi atau adaptasi teknologi baru," kata Nezar di Jakarta Selatan pada Senin (15/9).

Lebih lanjut, Nezar menjelaskan, kerja sama Indonesia-Uni Emirat Arab ini mencakup lima aspek yakni inovasi, peningkatan daya saing, kecakapan dan performa pemerintah, peningkatan layanan pemerintah, dan adopsi teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI).

Salah satu bentuk nyata kerja sama antara kedua negara adalah program literasi digital untuk menciptakan 10 juta pemrogram (coders) di Indonesia yang akan dilakukan selama tiga tahun ke depan.

"Jadi ini adalah satu kerja sama lintas kementerian yang difasilitasi oleh Uni Emirat Arab dalam rangka pertukaran pengalaman, pertukaran gagasan, dan juga bagaimana kita bisa meningkatkan performa pemerintahan dalam mengadopsi teknologi," ucap Nezar.

Sementara itu, Wakil Menteri Urusan Kabinet untuk Daya Saing dan Pertukaran Pengalaman Uni Emirat Arab Abdulla Nasser Lootah mengatakan, program pelatihan 10 juta coders ini merupakan yang terbesar yang pihaknya lakukan saat ini.

"Kita memiliki memiliki kerja sama dengan negara lain dalam program coding ini, tetapi ini (kerja sama dengan Indonesia) adalah program terbesar," kata Abdulla.

Abdulla menjelaskan, program bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemuda Indonesia dalam pengembangan perangkat lunak, coding, program, dan kecerdasan artifisial.

"Pada dasarnya, kita akan melengkapi dan memberikan alat-alat kepada mereka untuk memulai membangun aplikasi serta mengembangkan karir mereka sendiri," ucap Abdulla.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.