Menteri LH: Syarat Sekolah Rakyat Siswanya Harus Diajarkan Kelestarian Lingkungan
📅 Minggu, 14 Sep 2025, 13:52 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: KLH
JAKARTA - Pemerintah menegaskan program Sekolah Rakyat yang dibuat harus ramah lingkungan. Hal tersebut ditegaskan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, saat mengunjungi sekolah Rakyat di Kabupaten Tabanan, Bali.
Menurut dia, kehadiran sekolah ini menjadi bukti integrasi antara program pengentasan kemiskinan dengan agenda pembangunan berkelanjutan di bidang lingkungan hidup. Sekolah Rakyat Tabanan saat ini menampung 73 siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Adanya Sekolah Rakyat ini bukan hanya sekedar akses akademik. Sekolah ini diarahkan menjadi pusat pembentukan karakter generasi muda yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Di Sekolah Rakyat, para siswa dibiasakan memilah sampah organik, anorganik, dan B3 sebagai bagian dari kurikulum pendidikan lingkungan. Pembiasaan ini diharapkan menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya pengelolaan sampah.
"Sekolah ini merupakan sinergi nyata antara kebijakan pemerintah pusat dengan agenda lingkungan hidup berkelanjutan. Bagi kami, sekolah ini juga menjadi ruang strategis untuk menanamkan kesadaran ekologis sejak dini," ujar Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, Minggu (14/9).
Sebaiknya Anda baca juga:
Hanif menekankan bahwa pendidikan berbasis lingkungan harus menjadi bagian penting dari transformasi pendidikan nasional. Karena menurutnya krisis iklim adalah tantangan besar abad ini.
"Dengan menanamkan pengetahuan dan sikap peduli lingkungan sejak bangku sekolah. Kita sedang menyiapkan generasi yang bukan hanya cerdas secara akademik, tapi juga tangguh menjaga keberlanjutan hidup bangsa,” ujar Hanif.
Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat integrasi pendidikan inklusif dengan agenda lingkungan hidup nasional. Ke depan, Sekolah Rakyat di Tabanan ditargetkan menjadi model sekolah berasrama ramah lingkungan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dan nantinya ini mampu menjadi contoh praktik baik dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Khususnya di bidang pendidikan berkualitas, pengentasan kemiskinan, dan aksi nyata menjaga lingkungan hidup," ucap Hanif. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!