Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tegaskan Arah Baru Pembangunan, Menko IPK Sebut Tata Ruang Jadi 'Panglima'

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tegaskan Arah Baru Pembangunan, Menko IPK Sebut Tata Ruang Jadi 'Panglima' Doc: Antara
Ket. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, Kamis (11/9).

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan rencana tata ruang harus menjadi panglima dalam pembangunan. 

"Mari kita jadikan rencana tata ruang wilayah sebagai panglima dalam pembangunan," ujar AHY di Jakarta, Kamis (11/9).  

Terkait rencana tata ruang harus menjadi panglima dalam pembangunan, lebih lanjut AHY mengatakan bahwa pembangunan tidak boleh asal-asalan, tidak boleh misalnya seorang pemimpin, kepala daerah ingin membangun tanpa melihat tata ruangnya untuk apa. 

Dengan rencana tata ruang maka, menurut dia, pembangunan bisa lebih fokus dan terarah seperti lahan sawah untuk swasembada pangan dilindungi, kemudian untuk mengejar hilirisasi disediakan lahan untuk pembangunan industri.

Kemudian dengan rencana tata ruang juga maka pembangunan perumahan juga dibangun di atas lahan yang memang diperuntukkan untuk perumahan.

"Ada lagi kebutuhan yang lain yang terus juga diharapkan bisa semakin maju seperti untuk pendidikan, untuk kesehatan dan lain sebagainya. Artinya harus diatur," kata AHY. 

Oleh karena itu, ia mengatakan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) saat ini juga sedang mengawal kebijakan satu peta dan satu tata ruang.

Melalui kebijakan tersebut, artinya tidak boleh lagi ada tumpang tindih atau overlapping antara kebutuhan dan instansi sehingga menyulitkan investasi untuk masuk, kata AHY. 

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan sebelumnya mengatakan pemerintah secara aktif mendorong Kebijakan Satu Peta (One Map Policy) dalam rangka mencapai Reforma Agraria.

Visi besar untuk mencapai Reforma Agraria yang legal dan berkeadilan hanya bisa direalisasikan melalui penyelarasan peta-peta secara lintas kementerian/lembaga negara dan mengatasi tumpang tindih pemanfaatan lahan. Maka dari itu Pemerintah Indonesia secara aktif mendorong Kebijakan Satu Peta.

Melalui inisiatif itu, pemerintah bertujuan untuk menghadirkan referensi, standar, geoportal dan database geospasial tunggal.

Indonesia saat ini menghadapi beragam tantangan dalam pengelolaan agraria, khususnya terkait ketimpangan kepemilikan lahan, tumpang tindih pengelolaan lahan dikarenakan perbedaan pada peta-peta secara sektoral dan terjadinya konflik agraria.  

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merubah Ruang Publik Menjadi Panggung Seni dan Budaya
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
  • Bikin Haru! Sukses Pukau Upacara HUT RI, Anak-Anak SDN Cibatok Dihadiahi Liburan ke Taman Safari!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
  • Wisatawan ke Bogor Bakal Dilayani Bus Khusus
    Preview komentar:
    layanan call center wa bank neo? Segera hubungi WhatsApp ...
    layanan call center wa bank neo? Segera hubungi WhatsApp ...
Daerah
Korban KLM Pantes Bertambah...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.