DKI Bakal Libatkan Difabel Tampil dalam Program di Ruang Publik
📅 Kamis, 11 Sep 2025, 09:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal melibatkan para penyandang disabilitas khususnya yang menggeluti seni budaya untuk tampil dalam program-program di ruang publik.
"Ke depan dengan adanya program-program pembangunan ruang publik dan sebagainya, peserta kan sudah ada datanya akan kami aktifkan, untuk memberikan kesempatan (tampil dan menunjukkan bakat)," kata Kepala bidang Pembinaan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Puspla Dirdjadja.
Dia dalam Podcast Budaya Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, di Jakarta, Kamis (11/9), mengatakan penyelenggaraan acara seperti festival seni dengan melibatkan penyandang disabilitas merupakan bagian dari program prioritas daerah.
Pemprov DKI telah mengadakan Festival Seni bagi Penyandang Disabilitas Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2025 di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jakarta Pusat, pada 5–6 Agustus lalu.
Ini menjadi ajang ekspresi seni yang inklusif bagi warga Jakarta, khususnya para penyandang disabilitas.Selain itu, pelaku seni dari kelompok difabel juga diajak terlibat dalam acara seni non-disabilitas.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Misalnya saat festival teater, kami tampilkan (pertunjukan dari anak disabilitas), sangat bagus," kata Puspla.
Selain memberikan kesempatan tampil, Pemprov DKI Jakarta juga terus berupaya meningkatkan kompetensi para penyandang disabilitas agar mereka memiliki kualitas hidup yang lebih baik di Ibu Kota.
"Di wilayah itu ada pelatihan kerja seperti kriya, bagi penyandang disabilitas melalui suku dinas. Kami bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial DKI karena kami ambil mereka dari SLB, lalu panti sosial," kata Puspla.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tahun depan, Pemprov DKI Jakarta akan mengadakan kegiatan semacam seniman masuk sekolah, yakni menghadirkan tenaga-tenaga pengajar bidang seni untuk memberi edukasi pada anak-anak disabilitas di sekolah-sekolah.
"Mereka ini pelaku seni bukan guru umum yang berada di bawah Dinas Kebudayaan DKI, memberikan edukasi kepada anak-anak disabilitas. Kalau di sana kurang guru seni, kami bisa memberikan pengajaran walau dengan jangka waktu terbatas," ujar Puspla.
Dia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta memberikan hak yang sama pada masyarakat termasuk difabel untuk mendapatkan pembinaan seni budaya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!