Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Dilaporkan Minta Uni Eropa Kenakan Tarif 100% pada India dan Tiongkok

📅 Rabu, 10 Sep 2025, 16:21 WIB | Oleh:
Trump Dilaporkan Minta Uni Eropa Kenakan Tarif 100% pada India dan Tiongkok Doc: Istimewa
Ket. Vladimir Putin, Narendra Modi dan Xi Jinping. Dalam upaya mengakhiri perang Rusia di Ukraina, presiden AS dilaporkan mengusulkan tarif hingga 100 persen yang menargetkan sekutu dan mitra dagang Putin

WASHINGTON DC - Presiden Amerika SerikatDonald Trump pada Selasa (9/9) meminta Uni Eropa untuk mengenakan tarif hingga 100 persen pada India dan Tiongkok sebagai bagian dari upaya untuk memaksa presiden Rusia, Vladimir Putin, untuk mengakhiri perang di Ukraina, menurut laporan.Dari The Guardian, Trump mengajukan tuntutan tersebut selama pertemuan antara pejabat AS dan Uni Eropa yang membahas opsi untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Rusia pada hari Selasa, menurut Financial Times, BBC dan Bloomberg, yang mengutip sumber yang mengetahui diskusi tersebut.Seorang pejabat AS dilaporkan mengatakan bahwa pemerintahan Trump "siap untuk bertindak, siap untuk bertindak sekarang juga, tetapi kami hanya akan melakukan ini jika mitra-mitra Eropa kami mendukung kami".Usulan Trump muncul di tengah rasa frustrasinya dalam menengahi kesepakatan damai, termasuk pada pertemuan puncak tingkat tinggi dengan Putin di Alaska , dan di tengah meningkatnya serangan pesawat tak berawak Rusia, termasuk serangan udara terbesarnya terhadap Ukraina minggu lalu.Setelah pertemuan di Washington, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa ia berharap dapat melakukan panggilan telepon dengan presiden Rusia "minggu ini atau awal minggu depan".Langkah Trump ini menyusul upaya Putin memperkuat hubungannya dengan mitranya dari Tiongkok, Xi Jinping, dan Perdana Menteri India, Narenda Modi, pada pertemuan puncak di Tiongkok.Bulan lalu, AS menaikkan tarif impor India hingga 50 persen sebagai respons atas pembelian minyak Rusia oleh negara itu.Pada hari Selasa, Trump menulis di platform media sosialnya bahwa negosiasi perdagangan dengan India akan dilanjutkan."India dan Amerika Serikat sedang melanjutkan negosiasi untuk mengatasi hambatan perdagangan antara kedua negara kita," tulisnya di Truth Social. "Saya berharap dapat berbicara dengan sahabat baik saya, Perdana Menteri Modi, dalam beberapa minggu mendatang."Pejabat Uni Eropa, yang dipimpin oleh kepala sanksi blok tersebut, David O'Sullivan, berpartisipasi dalam diskusi di Washington, yang menampilkan pejabat senior Departemen Keuangan AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
UMKM Depok Siap Naik Kelas,...
Advertisement
Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.