Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Rebound! Drama Reshuffle Kabinet Reda, Pasar Modal Kembali Bergairah

📅 Rabu, 10 Sep 2025, 17:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Rebound! Drama Reshuffle Kabinet Reda, Pasar Modal Kembali Bergairah Doc: ANTARA FOTO/ Asprilla Dwi Adhaam.
Ket. Ilustrasi - Petugas melintasi layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (192025).

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup menguat atau rebound seiring meredanya dinamika reshuffle kabinet mencerminkan pasar keuangan sangat sensitif terhadap faktor politik domestik.

Sebelumnya, spekulasi terkait perombakan kabinet menimbulkan ketidakpastian yang membuat investor cenderung menahan diri, sehingga menekan pergerakan indeks.

Namun, setelah kepastian reshuffle mereda dan arah kebijakan pemerintahan dianggap tetap konsisten, sentimen pasar berbalik positif.

Penguatan IHSG ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap stabilitas politik sebagai prasyarat utama kelanjutan agenda ekonomi pemerintah.

Investor memandang tidak ada perubahan signifikan pada kebijakan makroekonomi maupun prioritas pembangunan, sehingga risiko politik dianggap berkurang.

Dalam konteks ini, rebound IHSG sekaligus menjadi indikator bahwa faktor non-ekonomi seperti politik memiliki pengaruh besar terhadap arus modal dan psikologi pasar.

Meski demikian, pergerakan positif IHSG perlu disikapi dengan hati-hati. Fundamental ekonomi global, seperti arah suku bunga The Fed, harga komoditas, dan ketidakpastian geopolitik, tetap menjadi variabel penting yang bisa memengaruhi pasar.

Dengan kata lain, rebound kali ini lebih didorong oleh faktor sentimen domestik jangka pendek, sementara konsistensi pertumbuhan pasar modal akan sangat ditentukan oleh stabilitas makro dan kebijakan struktural jangka panjang.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (10/9) sore ditutup berbalik menguat (rebound) 70,40 atau 0,92 persen ke posisi 7.699,01 seiring meredanya kekhawatiran pelaku pasar terhadap perombakan (reshuffle) jajaran menteri di Kabinet Merah Putih.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 12,20 poin atau 1,58 persen ke posisi 782,13.

“Meredanya kekhawatiran investor dari dampak digantinya menteri keuangan dan adanya bargain hunting pada saham-saham yang sudah mengalami penurunan signifikan, menjadi pendorong rebound-nya IHSG,” ujar Analis Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.

Dari dalam negeri, saham-saham perbankan (banks) yang mengalami koreksi selama selama dua hari terakhir ditutup di area positif pada perdagangan hari ini, seiring mulai meredanya kekhawatiran pelaku pasar terhadap reshuffle jajaran menteri, utamanya menteri keuangan.

Sementara itu, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia turun ke level 117,2 pada Agustus 2025 dari sebelumnya 118,1 pada Juli 2025, atau level terendah sejak September 2022, seiring lima dari enam sub-indeks mengalami penurunan, dengan penurunan terbesar pada ketersediaan lapangan kerja secara keseluruhan.

Selanjutnya, pelaku pasar akan mencermati data penjualan ritel Juli 2025 pada Kamis (11/9), yang diperkirakan tumbuh 1,5 persen year on year (yoy) dari sebesar 1,3 persen (yoy) pada Juli 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.