Tim SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang di Pesisir Barat Lampung, 4 Orang Hilang di NTT
📅 Selasa, 09 Sep 2025, 16:05 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO/Warga
Pesisir Barat -- Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Barat, Lampung, Imam Habibbudin, mengatakan hingga saat ini tim SAR terus melakukan evakuasi terhadap korban yang masih terjebak banjir akibat hujan deras yang melanda wilayah itu pada Senin
"Saat ini tim masih berjibaku melakukan evakuasi terhadap korban banjir bandang," kata Imam Habibbudin, saat dihubungi dari Lampung Selatan Senin.
Menurutnya, banjir bandang yang melanda wilayah tersebut akibat curah hujan yang cukup tinggi sehingga membuat sungai-sungai di wilayah itu meluap.
Dia menjelaskan banjir bandang tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu. Oleh karena itu ia meminta kepada warga agar lebih waspada terhadap potensi bencana banjir susulan yang sewaktu-waktu bisa terjadi, sebab daerah tersebut masih sering diguyur hujan.
"Hingga malam ini masih hujan deras dan sejumlah wilayah terendam banjir. Semua masyarakat waspada dan siaga," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Empat orang hilang
Sementara itu, Tim Search And Rescue (SAR) gabungan melakukan pencarian terhadap empat warga yang dilaporkan hilang akibat banjir bandang di Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Kami menerima informasi dari Kepala Pelaksana BPBD Nagekeo hari ini bahwa Senin kemarin sore (8/9) telah terjadi banjir bandang yang mengakibatkan tiga orang warga meninggal dunia dan empat orang lainnya masih dinyatakan hilang," kata Kepala Kantor Basarnas Maumere Fathur Rahman yang dihubungi dari Labuan Bajo, Selasa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyebut Tim SAR gabungan yang diterjunkan ke lokasi kejadian terdiri atas Rescuer Unit Siaga SAR Ende dan Tim Pos TNI AL Ende.
Tim SAR gabungan, lanjut dia, telah diberangkatkan dengan membawa peralatan mountenering guna melaksanakan operasi SAR bersama Tim SAR gabungan yang lebih dulu berada di lokasi kejadian.
"Tim SAR diestimasikan pada pukul 15.30 WITA hari ini sampai di lokasi dan akan langsung melakukan koordinasi dan operasi SAR," katanya.
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Nagekeo Agustinus Pone mengatakan pihaknya tengah melakukan perjalanan menuju lokasi kejadian.
Namun demikian, ia mengaku belum dapat memasuki lokasi kejadian karena terdapat material yang memenuhi jalan.
"Kami terjebak di jalan, material penuh di jalan, belum sampai lokasi," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!