Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Reshuffle Kabinet Merah Putih: Mukhtarudin Dilantik Prabowo Jadi Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

📅 Senin, 08 Sep 2025, 17:26 WIB | Oleh:
Reshuffle Kabinet Merah Putih: Mukhtarudin Dilantik Prabowo Jadi Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Doc: ANTARA/HO-Sekretariat Presiden
Ket. Tangkapan layar - Mukhtarudin dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang baru, menggantikan Menteri P2MI sebelumnya, Abdul Kadir Karding, di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9).

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melantik Mukhtarudin sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), menggantikan Abdul Kadir Karding. Politikus Partai Golkar itu sebelumnya menjabat anggota DPR RI dan kini resmi masuk Kabinet Merah Putih.

Mukhtarudin menerima jabatan baru tersebut setelah beberapa waktu lalu dipanggil ke Istana Negara di Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto di tengah isu perombakan Kabinet Merah Putih, Senin.

Mukhtarudin dipanggil ke Istana bersama sejumlah tokoh lain, termasuk Kepala LPS Purbaya Yudhi Sadewa, Kepala Badan Haji Irfan Yusuf atau Gus Irfan, hingga Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto.

Mereka tiba dengan mengenakan pakaian PSL gelap dan kompak memakai dasi biru muda.

Dalam acara Pelantikan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih di Istana Presiden beberapa waktu kemudian, Mukhtarudin dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Mukhtarudin menggantikan posisi Menteri P2MI sebelumnya, yaitu Abdul Kadir Karding.

Lahir di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, pada 6 September 1964, Mukhtarudin merupakan politikus kader Partai Golongan Karya yang sebelumnya menjadi anggota Komisi VII DPR RI masa jabatan 1 Oktober 2019 - 8 September 2025.

Mukhtarudin memiliki riwayat pendidikan di SD Negeri 02 Pangkalan Bun pada 1977, SMP Negeri 1 Pangkalan Bun pada 1981, SMA Negeri 1 Pangkalan Bun 1984, dan Sarjana Pendidikan (S1) Ilmu Administrasi Negara Universitas Lambung Mangkurat.

Sebelum memasuki menjadi anggota DPR RI dari 2004 hingga sekarang, Mukhtarudin merupakan pengusaha swasta sekaligus Kabid Promosi Penanaman Modal Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat (1990-2002).

Mukhtarudin kemudian menjadi Anggota Komisi VI DPR RI pada 2019–2021, dan Anggota Komisi VII DPR RI pada 2021–2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.