Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ratusan Korban Gempa Afghanistan Dievakuasi ke Desa Tenda

📅 Minggu, 07 Sep 2025, 18:38 WIB | Oleh:
Ratusan Korban Gempa Afghanistan Dievakuasi ke Desa Tenda Doc: AFP

ISLAMABAD - Ratusan orang yang terdampak oleh gempa bumi dahsyat baru-baru ini di Afghanistan timur telah dipindahkan ke desa-desa tenda yang berada di provinsi Kunar.

Najeebullah Hanif, seorang pejabat lokal dari pemerintahan sementara Afghanistan mengatakan bahwa mereka telah memindahkan ratusan orang ke desa-desa tenda yang didirikan di wilayah aman di Kunar, namun bantuan lebih lanjut sangat dibutuhkan seiring musim dingin yang semakin dekat.

“Mazar Darah adalah daerah yang paling parah terdampak, kehidupan di sana menjadi mustahil karena gempa susulan yang terus terjadi dan menyulitkan tim kami,” katanya pada Sabtu (6/9) sembari menambahkan bahwa tim mereka tidak dapat mencapai daerah tersebut untuk menyalurkan bantuan dan kebutuhan pokok lainnya.

“Jadi kami telah memindahkan semua orang yang terdampak ke desa-desa tenda,”tambahnya.

Hanif menyebutkan bahwa bantuan kemanusiaan dari beberapa negara telah tiba di Kunar, namun dia menekankan bahwa dukungan lebih lanjut sangat dibutuhkan.

“Masyarakat membutuhkan tempat tinggal untuk melindungi mereka dari dingin karena musim dingin hanya tinggal beberapa minggu lagi,” ujarnya.

Ia juga meminta komunitas internasional untuk membantu masyarakat, karena lebih dari 8.000 rumah hancur akibat gempa bumi tersebut, menekankan bahwa sebagian besar korban selamat adalah orang miskin yang tidak akan mampu membangun kembali rumah mereka tanpa dukungan dan bantuan dari luar.

Pemerintah sementara, dengan dukungan dari badan-badan PBB, telah menyediakan tenda, makanan, air minum yang aman, dan layanan kesehatan darurat di wilayah terdampak, serta menjatuhkan bantuan makanan dan kebutuhan pokok lainnya melalui udara ke daerah terpencil yang akses jalannya terblokir.

Namun, pada Jumat (5/9), seorang warga lokal di Kunar bernama Abdul Wahid mengatakan kepada Anadolu bahwa para korban sangat membutuhkan barang-barang penting seperti pemanas gas dan peralatan dapur, karena musim dingin sudah sangat dekat dan mereka akan membutuhkannya selama tinggal di tenda.

UNHCR juga mengatakan bahwa gempa bumi tersebut telah menghancurkan total seluruh komunitas, membuat para penyintas tidur di tempat terbuka dan terpapar cuaca yang ekstrem. Seiring musim dingin yang semakin dekat, badan tersebut memperingatkan bahwa nyawa akan berada dalam risiko serius tanpa dukungan mendesak.

Gempa bumi mengguncang Afghanistan pada Minggu lalu, menewaskan lebih dari 2.200 orang dan melukai sekitar 4.000 lainnya, serta menyebabkan kehancuran besar di provinsi Kunar, Afghanistan timur. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

48 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.