Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerhana Bulan Total Bisa Disaksikan di Langit Yogyakarta

📅 Minggu, 07 Sep 2025, 22:55 WIB | Oleh:
Gerhana Bulan Total Bisa Disaksikan di Langit Yogyakarta Doc: Antara

Yogyakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gerhana bulan total yang bakal terjadi pada Minggu (7/9) malam dapat diamati di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Dari seluruh kabupaten dan kota di DIY bisa melihat jelas fenomena ini, asalkan cuaca tidak tertutup awan," ujar Kepala Stasiun Geofisika Sleman Ardhianto Septiadhi saat dihubungi di Yogyakarta, Minggu.

Menurut Ardhi, prakiraan cuaca untuk Yogyakarta cerah sehingga peluang masyarakat menyaksikan fenomena ini cukup besar.

"Di tempat mana pun bisa dilihat karena terjadi di fase bulan purnama. Berbeda dengan kalau kita pengamatan hilal," ujar dia.

Ia menjelaskan fase awal gerhana penumbra akan dimulai pukul 22:26 WIB, puncak gerhana terjadi pada Senin (8/9) dini hari pukul 01:11 WIB, dan berakhir sekitar pukul 03:56 WIB.

Pada puncaknya, menurut Ardhi, bulan akan tampak kemerahan akibat cahaya biru dari matahari difilter oleh atmosfer bumi, sementara cahaya merah tetap menembus hingga mengenai permukaan bulan.

"Gerhana bulan ini aman dilihat dengan mata telanjang. Tidak berbahaya seperti saat gerhana matahari," kata Ardhi.

Menurut dia, BMKG Yogyakarta juga akan melakukan pengamatan langsung dari kantor mulai pukul 23:00 WIB hingga 03:30 WIB.

"Puncaknya sekitar pukul 01:00 lebih. Kami tetap ada pengamatan," ujarnya.

Ardhianto menambahkan fenomena gerhana bulan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat terkait peristiwa astronomi yang menandakan posisi matahari, bumi, dan bulan berada dalam satu garis lurus.

"Jadi mitos-mitos seperti bulan dimakan buto (raksasa) perlu diluruskan. Ini sebenarnya menunjukkan tata surya bergerak sejajar, sehingga bulan masuk ke bayangan inti bumi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta Warjono menegaskan bahwa gerhana bulan total kali ini tidak menimbulkan dampak rob di sepanjang pesisir selatan DIY.

"Tidak ada dampak rob untuk wilayah DIY. Gelombang tinggi saat ini karena angin yang cukup kencang, dengan ketinggian 2,5 sampai 4,0 meter," kata Warjono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Marquez Rebut Sprint MotoGP...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.