Diprotes Musisi, Pestapora Putus Kerja Sama dengan Freeport
📅 Sabtu, 06 Sep 2025, 13:43 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: ANTARA
JAKARTA - Penyelenggara Pestapora mengumumkan pemutusan kerja sama dengan PT Freeport Indonesia setelah menghadapi gelombang protes dari musisi-musisi yang dijadwalkan berpartisipasi dalam festival musik tahunan tersebut.
"Per hari ini, Sabtu tanggal 6 September 2025, Pestapora telah memutus kerja sama dengan PT Freeport Indonesia," demikian pernyataan yang disampaikan di akun Instagram penyelenggara pada Sabtu, hari kedua pelaksanaan festival.
"Pestapora memastikan untuk penyelenggaraan di hari kedua, 6 September 2025, dan hari ketiga, 7 September 2025, kami sudah tidak terikat dan terafiliasi dengan PT. Freeport Indonesia."
Pengumuman itu disampaikan setelah belasan musisi menyatakan membatalkan pertunjukan mereka pada hari pertama festival sebagai bentuk penolakan terhadap keterlibatan perusahaan tambang tersebut dalam penyelenggaraan festival.
Meskipun penyelenggara telah mengumumkan pemutusan kerja sama dengan Freeport, musisi seperti Feast dan Hindia tetap memilih membatalkan partisipasi mereka di Pestapora 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di platform Instagram, keduanya pada Sabtu mengaku baru mengetahui keterlibatan Freeport dalam pelaksanaan Pestapora pada Jumat malam, seusai pertunjukan pada hari pertama festival.
"Jelas kami patah hati dan marah," kata Feast dan Hindia.
"Kami, Feast dan Hindia, memutuskan untuk mundur dari Pestapora 2025. Mohon maaf untuk seluruh kawan-kawan yang menunggu penampilan kami --dan juga mungkin sama-sama merasa terjebak-- tapi ini yang bisa kami lakukan untuk menjaga hal-hal yang kami bicarakan dan selalu percayai," kata mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Feast dan Hindia berharap selanjutnya festival musik bisa menjadi ruang yang aman untuk menyampaikan aspirasi dan berekspresi.
Selain Hindia dan Feast, musisi seperti Bilal Indrajaya, Petra Sihombing, Sukatani, Leipzig, dan Rebellion Rose juga membatalkan pertunjukan mereka di ajang Pestapora 2025.
Festival musik tahunan Pestapora dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut dari 5 sampai 7 September 2025 di Gambir Expo & Hall D2 JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat.
Beberapa musisi memilih menerapkan pendekatan yang berbeda dalam menyikapi keterlibatan perusahaan tambang dalam penyelenggaraan Pestapora 2025.
Musisi dan rapper Yacko mengkonfirmasi bahwa ia akan tetap tampil, tetapi berjanji menyumbangkan 100 persen bayarannya dari Pestapora kepada Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI).
"Isu lingkungan & HAM di Papua adalah isu perempuan juga," tulis Yacko dalam unggahan di Instagram pada Sabtu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!