Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPR Mendorong Pengembangan Kawasan Industri di Ngawi

📅 Rabu, 26 Mar 2025, 20:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
DPR Mendorong Pengembangan Kawasan Industri di Ngawi Doc: ANTARA
Ket. Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono (kanan) ditemui Direktur Utama PT SIER Didik Prasetiyono (kiri) saat kunjungan kerja ke Kantor PT SIER, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (26/3/2025).

SURABAYA– Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Bambang Haryo Soekartono, mendorong percepatan pengembangan kawasan industri di Ngawi yang dilakukan Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) guna menarik investasi dan meningkatkan lapangan kerja.

"SIER saat ini sudah mencapai kapasitas maksimal, sehingga perlu adanya ekspansi ke wilayah lain, salah satunya di Ngawi," katanya saat kunjungan kerja ke Kantor SIER, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (26/3).

Dukungan ini disampaikan langsung oleh Bambang Haryo dengan menghubungi Kementerian Kehutanan agar proses perizinannya dipercepat.

"Saya sudah menyampaikan agar prosesnya dipercepat. Sudah ada investor dari China yang tertarik mengembangkan kawasan seluas 400 hektare di sana untuk industri nonferrous metal, yang berpotensi menyerap sekitar 10 ribu tenaga kerja," ujar Bambang Haryo yang berasal dari Daerah Pemilihan Surabaya-Sidoarjo ini.

Dirinya berharap pemerintah bisa segera mempercepat perizinan ini untuk menjaga agar investor tidak pindah ke negara lain.

"Jika tidak segera ditindaklanjuti, investor bisa beralih ke Thailand atau negara lain," ujar wakil rakyat yang juga Dewan Pakar Partai Gerindra ini pula.

Ia menegaskan bahwa percepatan perizinan sangat penting guna mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo sebesar 8 persen.

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT SIER Didik Prasetiyono menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Bambang Haryo atas dukungannya dalam perluasan kawasan industri.

"Penciptaan lahan industri baru ini akan menarik investasi asing langsung, yang tidak hanya mendorong pertumbuhan sektor industri tetapi juga membuka lapangan kerja serta meningkatkan perekonomian nasional," kata Didik.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Undang-Undang Cipta Kerja mewajibkan industri untuk berada di kawasan industri, sehingga penyediaan lahan atau land banking menjadi faktor kunci dalam menarik investor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.