Transplantasi Paru-paru Babi ke Manusia Berhasil Atasi Hambatan Antibodi
📅 Kamis, 04 Sep 2025, 07:23 WIB | Oleh: Haryo BronoPada Mei 2024, tim transplantasi mengangkat paru-paru kiri babi dan mentransplantasikannya ke pasien yang telah mati otak, yang masih memiliki paru-paru kanannya.
Obat imunosupresif dimasukkan ke dalam tubuh pasien mulai satu hari sebelum prosedur dan diberikan setiap hari setelah operasi.
Tubuh pasien tidak menunjukkan tanda-tanda “penolakan hiperakut,” yang seharusnya terjadi segera setelah transplantasi jika memang terjadi. Meskipun paru-paru berhasil melewati punuk awal tersebut, tanda-tanda penolakan mulai muncul sekitar 24 jam, ditandai dengan pembengkakan dan peradangan.
Sistem kekebalan tubuh menghasilkan antibodi terhadap organ tersebut pada hari ketiga setelah operasi, yang mengakibatkan beberapa kerusakan pada paru-paru. Para peneliti menyarankan bahwa untuk percobaan jenis ini di masa mendatang, memblokir aksi sel-sel kekebalan tubuh tertentu, serta menekan molekul sinyal tertentu yang memicu peradangan, mungkin dapat membantu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Paru-paru menghadirkan tantangan besar karena, mengingat paru-paru terus-menerus terpapar udara dari luar tubuh, paru-paru membawa banyak protein yang ditujukan untuk pertahanan kekebalan tubuh. Hal ini secara paradoks menjadikannya paru-paru yang ditransplantasikan sasaran empuk bagi sistem kekebalan tubuh inang untuk dianggap sebagai “benda asing.”
Selain itu, jaringan paru-paru yang berfungsi untuk bertukar oksigen dan karbon dioksida sangat rapuh, sehingga setiap serangan kekebalan yang dilancarkan terhadap paru-paru akan sangat kuat. Pertanyaan lain yang masih tersisa adalah bagaimana menyempurnakan pendekatan ini dan seberapa baik pendekatan ini dapat bekerja untuk pasien yang masih hidup. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!