Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polresta Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan Pemberangkatan 10 PMI Ilegal ke Kamboja

📅 Rabu, 03 Sep 2025, 13:20 WIB | Oleh:
Polresta Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan Pemberangkatan 10 PMI Ilegal ke Kamboja Doc: antara foto
Ket. Penggagalan PMI ilegal ke Kamboja oleh Polresta Bandara Soetta.

TANGERANG - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Polda Metro Jaya, kembali menggagalkan upaya keberangkatan 10 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural atau secara ilegal ke Kamboja.

Kasatreskrim Polres Bandara Soekarno Hatta Kompol Yandri Mono di Tangerang, Rabu (3/9), mengatakan upaya penggagalan PMI ilegal ini dilakukan di area Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.

Ia menjelaskan penggagalan ini berawal dari pengamanan dua tersangka yang berperan sebagai perekrut dan mendampingi para PMI ilegal ketika akan berangkat ke Kamboja. “Dua tersangka yang kami amankan berperan sebagai perekrut dan mendampingi hingga mengurus proses keberangkatan para PMI non prosedural itu,” jelasnya.

Menurut dia, dari hasil pengungkapan ini terdapat 10 orang PMI dan tiga diantaranya sudah pernah bekerja di Kamboja sebagai admin judi online, sehingga satu diantara mereka ditetapkan sebagai tersangka karena mengajak korban lainnya untuk ikut ke Kamboja bekerja sebagai admin judi online.

Yandri menyebut, jika para CPMI tersebut direkrut melalui media sosial dengan iming-iming gaji fantastis Rp10 juta hingga Rp20 juta per bulan.

"Informasi yang mereka sampaikan melalui facebook berisi lowongan pekerjaan di Kamboja," ucapnya.

Adapun untuk modus perekrutan dilakukan melalui grup khusus, di mana korban satu sama lain tidak saling mengenal. Setelah para korban mengirimkan pesan sebagai respon dari iklan di Facebook itu, perekrut melakukan pendataan dan menjanjikan pekerjaan sebagai admin judi online di Kamboja dengan gaji besar.

"Korban yang tertarik diminta mengirimkan dokumen untuk mengurus paspor. Menariknya, para korban tidak diminta membayar biaya apapun, melainkan justru difasilitasi, termasuk pembuatan paspor," ungkapnya.

Sementara itu, Kanit I Jatanras Polres Bandara Soekarno Hatta Ipda Herman Slamet menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula ketika petugas melakukan patroli di Terminal 2 Keberangkatan Internasional pada Senin 26 Agustus 2025, sekitar pukul 11.48 WIB.

Saat itu, petugas mendapati 10 pria berusia muda, berkisar antara 23–30 tahun, yang dicurigai sebagai calon pekerja migran nonprosedural (CPMI).

"Mereka hendak terbang menggunakan pesawat Viet Jet Air VJ 854 dengan rute Jakarta–Ho Chi Minh. Tujuan akhir mereka adalah Kamboja untuk bekerja sebagai admin judi online secara nonprosedural," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa tiga dari korban sebelumnya sudah pernah bekerja di Kamboja dan sedang pulang cuti. "Mereka kemudian mengajak rekan-rekannya untuk ikut serta," tukasnya.

Herman mengungkapkan peran dua tersangka yang ditangkap yaitu, tersangka pertama membantu proses pemberangkatan di Bandara Soekarno-Hatta. Dimana, mereka mendapatkan keuntungan Rp7 juta.

Adapun tersangka kedua, berperan memberikan informasi terkait pekerjaan dan gaji di Kamboja, membantu pengurusan paspor dan berangkat bersama CPMI menuju Kamboja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.