Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dana Otsus Tak Tersentuh Efisiensi Anggaran 2026

📅 Selasa, 02 Sep 2025, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dana Otsus Tak Tersentuh Efisiensi Anggaran 2026 Doc: ANTARAHO
Ket. Foto udara - Kampung Nelayan Modern di Biak, Papua.

JAKARTA – Dana Otonomi Khusus (Otsus) merupakan instrumen fiskal yang diberikan pemerintah pusat kepada daerah tertentu, khususnya Papua, Papua Barat, Aceh, dan DI Yogyakarta, dengan tujuan mengatasi ketertinggalan pembangunan, mempercepat pemerataan ekonomi, serta memperkuat kapasitas kelembagaan daerah.

Secara makro, dana ini mencerminkan kebijakan fiskal afirmatif yang berorientasi pada keadilan sosial dan pengakuan atas karakteristik khusus wilayah.

Namun, dari sisi analitis, efektivitas Dana Otsus masih kerap dipertanyakan. Besarnya alokasi yang mengalir setiap tahun belum sepenuhnya berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengentasan kemiskinan, maupun perbaikan kualitas layanan publik.

Hal ini disebabkan oleh lemahnya tata kelola, minimnya transparansi, serta rendahnya kapasitas perencanaan pembangunan di daerah penerima. Jika tidak disertai mekanisme pengawasan yang ketat, Dana Otsus berpotensi terjebak dalam praktik inefisiensi bahkan penyalahgunaan anggaran.

Karena itu, Dana Otonomi Khusus tidak hanya perlu dipandang sebagai aliran dana tambahan, melainkan harus ditempatkan dalam kerangka strategi pembangunan yang berorientasi hasil (outcome oriented).

Tanpa perbaikan tata kelola, penguatan kapasitas daerah, dan partisipasi masyarakat, Dana Otsus berisiko sekadar menjadi instrumen fiskal rutin tanpa daya ungkit signifikan terhadap pembangunan inklusif dan berkelanjutan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan Dana Otonomi Khusus (Otsus) tak termasuk dalam sasaran efisiensi anggaran pemerintah untuk 2026.

“Untuk 2026, Dana Otsus Rp13,1 triliun, tidak termasuk yang akan diefisienkan,” kata Sri Mulyani dalam Rapat Kerja bersama Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dengan agenda pembahasan RUU APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya di Jakarta, Selasa (2/9).

Sebaiknya Anda baca juga:

Sebagai catatan, alokasi Dana Otsus pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 ditetapkan sebesar Rp13,1 triliun.

Menurut Sri Mulyani, fokus pemerintah lebih terpusat pada penyaluran anggaran Dana Otsus.

Presiden Prabowo Subianto, kata dia, kerap mempertanyakan hasil dari Dana Otsus. Presiden meminta adanya evaluasi terhadap penyerapan anggaran Dana Otsus yang telah berjalan lebih dari 10 tahun.

“Kenapa di satu sisi dananya tiap tahun ada, tapi di sisi lain mungkin masyarakat tidak melihat secara nyata. Jadi, ini merupakan sesuatu yang menjadi evaluasi kami bersama,” ujar Sri Mulyani.

Dalam RAPBN 2026, Dana Otsus akan disalurkan untuk otsus wilayah Papua sebesar Rp8,41 triliun, otsus Provinsi Aceh Rp3,74 triliun, dan dana tambahan infrastruktur (DTI) provinsi-provinsi Papua Rp1 triliun.

Dana diarahkan untuk mendukung program prioritas nasional dengan memperkuat sinergi peran kementerian/lembaga (K/L); mendorong pembangunan Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif; mengoptimalkan capaian output melalui sinergi dengan sumber pendanaan lain; meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM); serta mengefektifkan tata kelola Dana Otsus melalui integrasi SIPPP-SIKD-SIPD.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.