Warga Punya Sertifikat, Tapi Tetap Terancam: Polemik Lahan TNTN Terus Berlanjut
📅 Senin, 01 Sep 2025, 11:45 WIB | Oleh: Tim PenulisPendekatan partisipatif menjadi kunci. Masyarakat perlu dilibatkan, bukan dimusuhi. Dengan begitu, fungsi konservasi dan kesejahteraan warga tidak lagi terjebak dalam tarik-menarik yang merugikan.
Konflik Tesso Nilo, pada akhirnya, bukan hanya soal siapa yang berhak atas tanah, tetapi tentang bagaimana Indonesia memperlakukan rakyatnya di tengah upaya menjaga hutan terakhir yang tersisa.
Jika tidak ada titik temu, maka Tesso Nilo akan terus menjadi simbol bahwa sebuah taman nasional yang di atas kertas dilindungi, nyatanya selalu diperebutkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!