Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tari Appa Sulapa Sarat Makna Filosofis Dibawakan Generasi Muda Pakkato Gowa

📅 Senin, 01 Sep 2025, 17:11 WIB | Oleh:
Tari Appa Sulapa Sarat Makna Filosofis Dibawakan Generasi Muda Pakkato Gowa Doc: ANTARA/ Suriani j Mappong
Ket. Tari Appa Sulapa yang ditampilkan generasi muda Desa Pakkato, Kabupaten Gowa membawa pesan moril untuk mencegah aksi destruktif dan mengajak manusia menjaga keseimbangan dengan filosofi empat unsur dasar manusia.

GOWA - Generasi muda di Desa Pakatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan membawa pesan moril lewat Tari Sulapa' Appa yang sarat makna filosofis suku Bugis-Makassar.

"Pertunjukan tari kreasi Appa Sulapa inGenerasi muda di Desa Pakatto ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarat makna filosofis yang membawa pesan moril untuk mencegah maraknya aksi anarkisme yang belakangan terjadi di sejumlah daerah, termasuk Makassar," kata Ketua Panitia, Basir saat dikonfirmasi di Kabupaten Gowa, Minggu (31/8).

Dia mengatakan, Tarian Appa Sulapa ini mengangkat filosofi empat unsur kehidupan, yakni tanah, air, api, dan angin, yang menjadi pedoman masyarakat Bugis-Makassar dalam menjaga keseimbangan hidup.

Melalui gerakan yang ditampilkan, para penari menyampaikan pesan bahwa keseimbangan antara manusia, alam, dan sosial harus dijaga agar tidak menimbulkan marabahaya maupun konflik.

Dia menjelaskan, kegiatan ini menjadi bentuk refleksi generasi muda terhadap kondisi sosial yang rentan dengan provokasi yang berujung pada tindakan destruktif.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa budaya bisa menjadi benteng moral bagi generasi muda agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang menyesatkan dan berujung pada kegiatan destruktif,” katanya.

Sementara itu, salah seorang penari, Ainun Qanisah Rahmah mengaku bangga bisa berpartisipasi dalam pertunjukan tersebut.

Dia mengatakan,, seni tari bukan hanya melestarikan budaya leluhur, tetapi juga menjadi media untuk mengajak masyarakat menjaga kerukunan. 

Dengan kegiatan ini, masyarakat Desa Pakatto ingin menunjukkan bahwa seni dan budaya dapat menjadi solusi alternatif dalam membangun kesadaran bersama, memperkuat persatuan, sekaligus menangkal potensi anarkisme di tengah kehidupan sosial. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Persija Pinjamkan Striker Mauro Zijlstra ke Arema Malang
    Preview komentar:
    Berapa nomor wa Call Center Bank Panin? Nomor WhatsApp ...
    Berapa nomor wa Call Center Bank Panin? Nomor WhatsApp ...
  • Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala transaksi Bank Panin Nomor ...
    Wa Call Center perihal kendala transaksi Bank Panin Nomor ...
  • Daftar Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Galeri24 Rp2,710 Juta/Gram, Antam Rp2,782 juta/Gram, UBS Rp2,774 Juta/Gram
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala kartu ATM Bank ...
    Wa Call Center perihal kendala kartu ATM Bank ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Status Siaga Kekeringan Met...

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Cincinnati Open, Area Sial ...
Daerah
Prawirotaman Adakan Festiva...
Daerah
Warga Semarang yang Akan Me...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.