Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Muncul Spekulasi Riza Chalid Jadi Bohir Demo DPR, Buronan Korupsi Kok Bisa Kendalikan Jalanan?

📅 Senin, 01 Sep 2025, 09:50 WIB | Oleh:
Muncul Spekulasi Riza Chalid Jadi Bohir Demo DPR, Buronan Korupsi Kok Bisa Kendalikan Jalanan? Doc: Tangkapan Layar X
Ket. Riza Chalid, pengusaha yang kini jadi tersangka dugaan korupsi minyak mentah

JAKARTA - Nama Riza Chalid kembali mencuat dan memicu kehebohan publik usai gelombang demonstrasi besar-besaran mengguncang DPR (Dewan Perwakilan Rakyat). 

Ribuan mahasiswa, buruh, hingga pengemudi ojek online turun ke jalan menolak kenaikan tunjangan anggota DPR yang dianggap menyakiti nurani rakyat di tengah kondisi ekonomi sulit. 

Namun, di balik riuhnya aksi massa, muncul satu spekulasi liar, benarkah Riza Chalid adalah “bohir” atau penyandang dana gerakan ini?

Di platform media sosial X, berbagai akun warganet ramai-ramai menuding nama pengusaha migas kontroversial itu. Meski tidak ada bukti nyata yang mendukung klaim tersebut, dugaan ini langsung viral karena jejak panjang Riza yang memang penuh kontroversi. 

Sosok yang dijuluki “Raja Minyak Indonesia” itu diketahui punya jejaring bisnis raksasa sekaligus koneksi politik kelas kakap.

Yang membuat publik makin tercengang, Riza Chalid sebenarnya bukan orang bebas. Ia masih berstatus buronan Kejaksaan Agung dalam kasus mega korupsi impor kondensat melalui PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral). 

Skandal ini ditaksir merugikan negara hingga triliunan rupiah. Sejak beberapa tahun lalu, namanya sudah masuk daftar pencarian orang (DPO). Beredar kabar, ia kini bersembunyi di Malaysia sambil tetap mengendalikan kepentingannya dari jauh.

Isu kian panas setelah pernyataan mengejutkan datang dari mantan Kepala BIN, A.M. Hendropriyono. Ia menegaskan bahwa aksi demonstrasi di DPR bukan murni suara rakyat, melainkan telah ditunggangi kekuatan asing. 

Menurutnya, ada pihak luar yang menggerakkan jaringan di Indonesia tanpa sepenuhnya disadari oleh massa aksi. Lebih jauh, Hendropriyono bahkan mengisyaratkan siap membongkar siapa sebenarnya dalang di balik layar ini.

Keterlibatan nama Riza Chalid dalam isu tersebut langsung menyulut pro dan kontra. Sebagian publik percaya, melihat rekam jejaknya yang selalu misterius dan penuh intrik politik, tuduhan itu bisa saja benar. 

Namun, sebagian lain menilai ini hanya isu pengalihan untuk meredam marahnya rakyat terhadap kebijakan DPR.

Yang jelas, demonstrasi ini menyingkap betapa rapuhnya kepercayaan publik terhadap elit politik. Apalagi ketika nama seorang buronan kelas kakap seperti Riza Chalid disebut-sebut ikut bermain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.