Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonomi, Pola Asuh, dan Gadget Dinilai Faktor Pemicu Kekerasan ke Perempuan dan Anak

📅 Minggu, 31 Agu 2025, 07:55 WIB | Oleh:
Ekonomi, Pola Asuh, dan Gadget Dinilai Faktor Pemicu Kekerasan ke Perempuan dan Anak Doc: antara foto
Ket. Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

JAKARTA - Diperlukan kolaborasi untuk mengatasi lima faktor pemicu kekerasan terhadap perempuan dan anak yaitu ekonomi, pola asuh keluarga, penggunaan gadget, lingkungan, dan pernikahan anak usia dini.

"Karena itu dibutuhkan sejumlah upaya mengajak pihak-pihak terkait untuk berkolaborasi mengatasi sejumlah faktor pemicu kekerasan terhadap perempuan dan anak," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangannya di Jakarta, kemarin.

Lima faktor teratas pemicu kekerasan terhadap perempuan dan anak itu merupakan hasil analisa Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Menurut Anggota Komisi X DPR RI, faktor-faktor pemicu kekerasan terhadap perempuan dan anak itu harus segera diatasi dengan langkah-langkah yang terukur.

Sejumlah program pembangunan di tingkat pusat dan daerah harus didorong agar dapat menginisiasi sejumlah upaya untuk mengatasi sejumlah faktor pemicu tersebut.

Rerie, sapaan akrab Lestari, mengatakan upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga harus menjadi perhatian serius dalam proses pembangunan di setiap daerah.

Selain itu peningkatan pemahaman masyarakat sejak dini terkait literasi digital juga harus menjadi prioritas untuk direalisasikan.

Yang tidak kalah penting, kata Rerie, proses pembangunan yang mengedepankan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan juga harus diterapkan.

Ia berpendapat, sejumlah langkah tersebut membutuhkan partisipasi aktif pemerintah pusat dan daerah, serta masyarakat dalam mewujudkannya.

Rerie sangat berharap dengan kolaborasi yang kuat antar pihak-pihak terkait dapat melahirkan sejumlah langkah strategis untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di tanah air.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Dua Kapal Tanker Minyak Diserang di Selat Hormuz

54 menit yang lalu | Lili Lestari

Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.