Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Massa Mengamuk! Kronologi Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob Saat Demo, Ternyata Sedang Antar Orderan

📅 Jumat, 29 Agu 2025, 06:57 WIB | Oleh:
Massa Mengamuk! Kronologi Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob Saat Demo, Ternyata Sedang Antar Orderan Doc: Istimewa
Ket. Mobil taktis rantis brimob menabrak driver ojol saat demo

JAKARTA - Jakarta kembali diguncang tragedi memilukan. Seorang driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan tewas mengenaskan setelah ditabrak dan dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob Polri di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis malam (28/8/2025).

Affan, pemuda asal Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, diketahui sedang menjalankan pekerjaannya mengantarkan orderan ke kawasan Benhil. 

Namun takdir berkata lain. Ia justru menjadi korban salah sasaran saat aparat mencoba membubarkan aksi demonstrasi di sekitar Gedung DPR RI.

Korban sempat dilarikan ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM). Namun nyawanya tak tertolong. 

Video suasana duka di rumah sakit viral di media sosial, memperlihatkan keluarga Affan yang basah kuyup menembus hujan, meraung histeris sambil meneriakkan nama almarhum. 

Seorang perempuan bahkan jatuh tak sanggup berdiri, ditopang kerabatnya sambil terus berteriak, “Affan! Affan!”

Kabar duka ini dibenarkan langsung oleh Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional, Andi Kristiyanto. Ia memastikan korban adalah driver ojol aktif Gojek yang memang tengah mencari nafkah ketika insiden tragis itu terjadi.

Rekaman video amatir yang beredar luas menunjukkan detik-detik mencekam. 

Mobil rantis Brimob dengan sirine meraung melaju kencang ke arah kerumunan demonstran. 

Massa berhamburan menyelamatkan diri, namun Affan yang kebetulan berada di jalur kendaraan tak sempat menghindar. 

Ia tertabrak keras hingga terjatuh ke jalan, lalu tubuhnya dilindas ban raksasa kendaraan taktis itu.

Dalam rekaman terdengar jeritan warga, “Ya Allah! Keinjek itu, keinjek!” Massa yang menyaksikan langsung marah besar. 

Ratusan orang mengejar kendaraan tersebut, melempari dengan benda-benda keras, namun rantis itu tetap melaju dan berhasil lolos dari kepungan.

Seorang saksi mata bernama Abdul menceritakan situasi mencekam saat kejadian. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.