Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur DKI Ingin Jakarta Jadi ‘Role Model’ Kota Ramah Perempuan dan Anak

📅 Kamis, 28 Agu 2025, 13:45 WIB | Oleh:
Gubernur DKI Ingin Jakarta Jadi ‘Role Model’ Kota Ramah Perempuan dan Anak Doc: Reza Pratama Putra
Ket. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (kanan) saat menerima audiensi Menteri PPPA RI, Arifatul Choiri Fauzi

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada Rabu (27/8) menerima audiensi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Arifatul Choiri Fauzi, di Balai Kota DKI Jakarta. Pertemuan ini membahas kerja sama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Kementerian PPPA untuk mengurangi kekerasan terhadap perempuan dan anak di ibu kota.

Gubernur Pramono menyambut baik adanya program ini. Ia juga telah meminta Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta untuk menindaklanjutinya.

"Kami menyambut baik apa yang menjadi tawaran dari ibu menteri dan sekaligus kami tadi sudah menunjuk ibu Kepala Dinas Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk untuk menindaklanjuti," ujar Gubernur Pramono.

Gubernur Pramono kemudian menyampaikan kenginannya untuk menjadikan Jakarta sebagai role model kota yang ramah terhadap perempuan dan anak.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Arifatul Choiri Fauzi, berharap Jakarta dapat terus melanjutkan kerja sama program untuk mengurangi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Program-program tersebut yakni program Ruang Bersama Indonesia yang merupakan kelanjutan dari program desa kelurahan yang ramah anak dan perempuan. Kemudian perluasan pemanfaatan call center 129 serta satu data perempuan dan anak yang berbasis desa dan kelurahan.

Berdasarkan analisis KemenPPPA, terdapat lima faktor utama yang berkontribusi terhadap kekerasan perempuan dan anak. Yaitu masalah ekonomi, pola asuh keluarga, faktor gadget, lingkungan, dan pernikahan di usia anak.

"Jadi kami punya komitmen bersama mencari solusi apa yang bisa kita lakukan antara kementerian dengan Provinsi DKI Jakarta untuk mengurangi angka kekerasan perempuan dan anak," ungkap dia.

Ia kemudian menekankan pentingnya keluarga sebagai solusi, dengan memperkuat peran perempuan dan melindungi anak-anak.

"Karena problem ini berangkat dari keluarga, tapi keluarga juga menjadi solusi penyelesai masalah jadi kita berharap kembali menguatkan keluarga-keluarga kita, menguatkan perempuannya, melindungi anak-anak kita," pungkas Menteri Arifatul. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.