“Tetap Rendah Hati,” Pesan Van Dijk untuk Rio Ngumoha, Bintang Muda Liverpool
📅 Rabu, 27 Agu 2025, 08:48 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
NEWCASTLE, INGGRIS - Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, mengingatkan bahwa kerja keras baru saja dimulai bagi Rio Ngumoha setelah pemain berusia 16 tahun itu menjadi pahlawan kemenangan The Reds dalam drama 3-2 melawan Newcastle United, Selasa (26/8) dini hari WIB.
Ngumoha mencetak gol penentu kemenangan di menit ke-100 pada debutnya, sekaligus menorehkan rekor sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Liverpool. Gol tersebut lahir di tengah suasana panas St. James’ Park yang bergemuruh.
Liverpool sempat memimpin 2-0 melalui gol Ryan Gravenberch dan Hugo Ekitike, yang tercipta di antara kartu merah Anthony Gordon. Namun Newcastle, meski bermain dengan 10 orang, mampu bangkit lewat gol Bruno Guimaraes dan William Osula.
Ketegangan semakin terasa karena situasi transfer striker andalan Newcastle, Alexander Isak, yang absen akibat keinginannya meninggalkan klub. Laga pun dipenuhi emosi sejak awal.
Meski demikian, Ngumoha yang tampil impresif di pramusim menunjukkan ketenangan luar biasa dengan menyelesaikan kombinasi serangan Liverpool di masa tambahan waktu, memastikan juara bertahan Premier League meraih kemenangan kedua dari dua laga awal musim ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ini debut impian baginya,” ujar Van Dijk usai laga. “Saya sudah katakan kepadanya, semua baru dimulai sekarang. Ia harus terus bekerja keras dan tetap rendah hati, tapi tentu saja ia berhak menikmati momen ini karena malam seperti ini sangat langka. Dengan skuad yang kami miliki, besok dia akan kembali ke sesi latihan keras.”
Bek asal Belanda itu juga menyoroti atmosfer laga yang semakin panas akibat tarik ulur transfer Isak. “Kami semua tahu St. James’ Park selalu jadi tempat sulit. Pekan ini situasinya makin panas dengan isu transfer Isak yang membuat Newcastle lebih bersemangat. Hal itu sudah kami perkirakan,” ujarnya.
Meski puas dengan tiga poin, Van Dijk mengakui kekecewaan karena timnya kebobolan dari dua situasi bola mati. “Itu seharusnya tidak terjadi,” tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Newcastle kini hanya mengoleksi satu poin dari dua laga awal dan menghadapi persoalan besar di lini depan jika Isak tidak segera kembali ke skuad Eddie Howe.
“Saya pikir penampilan para pemain sangat luar biasa, baik di babak pertama maupun kedua,” kata Howe. “Di babak pertama kami mendominasi, hanya kurang gol. Babak kedua setelah tertinggal 0-2 dengan 10 pemain, kami tetap bisa menguasai permainan dan bahkan menyamakan kedudukan. Sayang, kami tidak mampu mengamankan setidaknya satu poin.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!