Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sulit Tingkatkan Daya Saing Jika “Hidden Cost” Ekonomi Tidak Dihapus

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Poin krusial, katanya adalah rendahnya kapasitas inovasi nasional. Anggaran riset dan pengembangan Indonesia masih sangat minim, yakni di bawah 0,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Rendahnya dana R and D ini berdampak langsung pada inovasi dan jumlah paten nasional.

“Tanpa riset yang memadai, sulit bagi kita untuk menciptakan nilai tambah. Apalagi kualitas sumber daya manusia kita juga masih belum mampu menjawab kebutuhan industri,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pengawas Indonesia Business Council (IBC) Arsjad Rasjid mengatakan sebagai negara dengan potensi ekonomi yang besar Indonesia perlu memperkuat daya saingnya di tingkat global.

Hal itu untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang inklusif dapat terwujud, serta guna memperkuat posisi Indonesia dalam kancah regional dan global.

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) IBC Sofyan Djalil dalam kesempatan yang sama mengatakan dunia usaha membutuhkan kepastian hukum dan regulasi yang konsisten. Lebih lanjut diperlukan harmonisasi kebijakan antar-kementerian dan penguatan kemitraan publik-swasta sebagai kunci untuk menarik minat investasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
PT Pertamina Hulu Indonesia...
Daerah
BNPB: Tanggul Jebol Picu Ba...

Lorong Bendera Merah Putih di Tasikmalaya

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Lorong Bendera Merah Putih ...
Megapolitan
Pelatihan pembuatan roti da...

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.