Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Malut Pastikan Pembangunan Jalan Trans Halmahera Dimulai 2025

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 18:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Malut Pastikan Pembangunan Jalan Trans Halmahera Dimulai 2025 Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Malut Sherly Tjoanda Laos, di Ternate, Rabu (27/8/2025).

Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda memastikan pembangunan Jalan Trans Halmahera yang menghubungkan Kota Sofifi, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Halmahera Timur (Haltim) dan Halmahera Tengah (Halteng) mulai dikerjakan tahun 2025 ini.

"Memang, kami telah berbagi porsi pembangunan jalan untuk menghubungkan Halteng dan Haltim ke Sofifi, untuk tanggung jawab Provinsi Malut mulai membuka ruas dengan penganggaran pada APBD Perubahan tahun ini," kata Gubernur Malut Sherly Tjoanda Laos, di Ternate, Rabu.

Menurutnya, komunikasi antarpemerintah daerah sudah terjalin untuk pembagian porsi pembangunan, baik Pemkab Haltim maupun Halteng.

Sherly menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut telah menyusun feasibility study atau analisis kelayakan proyek tersebut dalam APBD Induk 2025. Tahap awal berupa pembukaan ruas jalan hingga penyiapan material pasir dan batu (sirtu) dimulai melalui APBD Perubahan tahun ini. Sementara pengaspalan akan diintervensi oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Selain itu, untuk total anggarannya sekitar Rp1 triliun, sehingga Pemprov Malut butuh intervensi Kementerian PU untuk pengaspalannya.

Dirinya menegaskan, pembangunan Jalan Trans Halmahera mendesak untuk memudahkan akses masyarakat, khususnya dari Sofifi menuju Desa Ekor, Buli (Haltim), hingga Desa Kobe (Halteng).

Oleh karena itu, dengan adanya akses baru ini, perjalanan dari Haltim maupun Halteng ke Sofifi bisa ditempuh hanya dalam waktu sekitar satu jam.

"Semua orang bertanya, bagaimana ibu kota Sofifi bisa ramai. Ini susah karena penduduknya hanya 50 ribu orang. Kalau akses jalan ke Sofifi lancar, maka penduduk Halteng, termasuk 90 ribu pekerja PT IWIP, maupun warga Haltim, bisa lalu-lalang ke Sofifi," katanya lagi.

Untuk itu, Sherly menyebut peningkatan aksesibilitas ini akan dibarengi dengan pembangunan infrastruktur di ibu kota provinsi, seperti rumah sakit tipe A dan B, sekolah unggulan, pelabuhan besar, hingga pusat perbelanjaan.

"Kalau infrastruktur ini ada, Sofifi bisa berkembang layaknya ibu kota provinsi di daerah lain. Kabupaten lain juga kita dekatkan jarak tempuhnya agar warganya bisa ke Sofifi mengisi waktu di akhir pekan," ujarnya pula.

Selain itu, sejumlah perguruan tinggi juga berencana membuka kelas di Sofifi, seperti Universitas Khairun dan Politeknik Kesehatan (Poltekkes).

"Prinsipnya, kota itu ramai kalau ada manusianya. Karena itu, kita dekatkan wilayah yang padat penduduk ke Sofifi secara paralel, lalu bangun infrastruktur pelayanan dasar agar Sofifi layak sebagai ibu kota provinsi," ujarnya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Hasil Penataan Jalan Rasuna...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.