Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bahlil Ungkap 17 Kilang Minyak Baru Hampir Final, Bakal Dibangun dari Jawa hingga Papua

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 16:26 WIB | Oleh:
Bahlil Ungkap 17 Kilang Minyak Baru Hampir Final, Bakal Dibangun dari Jawa hingga Papua Doc: (ANTARA/Putu Indah Savitri)
Ket. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi keterangan ketika ditemui di sela-sela rapat Koordinasi Persiapan Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025 di Kantor BKPM, Jakarta, Rabu (1/10).

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut studi kelayakan pembangunan 17 kilang minyak modular di Indonesia hampir tuntas. Proyek yang tersebar dari Jawa hingga Papua ini digagas untuk mengurangi impor BBM dan menekan beban subsidi energi yang terus meningkat.

Bahlil Lahadalia mengatakan tahap studi kelayakan atau feasibility study (FS) untuk pembangunan 17 kilang minyak hampir final.

“Yang 17 kilang, sekarang FS-nya hampir final. Tim kami yang ke beberapa negara di Afrika dan Amerika sudah balik,” kata Bahlil ketika ditemui di sela-sela rapat Koordinasi Persiapan Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025 di Kantor BKPM, Jakarta, Rabu.

Bahlil mengatakan nantinya kilang-kilang tersebut berjenis kilang modular. Kilang tersebut merupakan unit kilang minyak berskala kecil yang dirancang untuk dibangun lebih cepat dan dengan investasi modal yang jauh lebih sedikit dibandingkan fasilitas kilang tradisional skala besar.

Sebanyak 17 kilang modular tersebut nantinya akan tersebar di sejumlah lokasi seperti di Jawa, Kalimantan, hingga Papua.

“Jadi dia (kilang) itu modular, tersebar di spot-spot,” kata Bahlil.

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional menyasar 18 daerah yang menjadi lokasi proyek kilang, seperti Lhokseumawe, Sibolga, Natuna, Cilegon, Sukabumi, Semarang, Surabaya, Sampang, Pontianak, Badung (Bali), Bima, Ende, Makassar, Donggala, Bitung, Ambon, Halmahera Utara, dan Fakfak.

Pembangunan 17 kilang minyak tersebut bertujuan untuk mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM), dan sudah digodok sejak 29 Juli.

Hal itu bertujuan untuk mengurangi ketergantungan impor, yang pada akhirnya bakal menekan anggaran subsidi energi.

Pernyataan Bahlil itu berkaitan dengan permintaan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar PT Pertamina (Persero) segera membangun kilang minyak baru saat melakukan Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Selasa (30/9).

Padahal, lanjut Purbaya, impor untuk bahan bakar minyak (BBM) memakan anggaran yang besar, yang mengakibatkan nilai subsidi energi terus meningkat dari tahun ke tahun.

Purbaya pun mengatakan akan turut ambil bagian dalam mengawasi proses berjalannya proyek-proyek yang diusulkan oleh Pertamina. Dengan demikian, diharapkan ada timbal balik dari Pertamina dalam memperkuat kemandirian energi nasional.

“Jadi, saya bukan juru bayar saja. Saya akan masuk dan melihat mereka menjalankan atau tidak proyek-proyek yang diusulkan,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.