RSUD Didorong “Rebranding” Jadi Berstandar Internasional
📅 Selasa, 26 Agu 2025, 01:05 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah P
JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta melakukan rebranding Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jakarta menjadi berstandar internasional. Langkah ini ditandai dengan peresmian rumah sakit Royal Batavia Cakung, Senin (25/8).
Peresmian dilakukan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno. “Langkah ini menandai pergeseran RSUD menuju bertaraf internasional,” jelas Pramono.
Gubernur menjelaskan, RS Royal Batavia Cakung merupakan RSUD kelas B bertaraf internasional pertama di Jakarta. Selain mengedepankan kualitas internasional, bangunan RS akan tetap mempertahankan identitas budaya Betawi sebagai ikon kota.
“Saya bersama Menko PMK Pratikno, hadir untuk inisiasi pembangunan RS Royal Batavia Cakung,” ujarnya. Rumah sakit ini nantinya berdiri di atas lahan yang memiliki luas kurang lebih 1,9 hektare, dengan 282 kamar rawat inap. Kelak dibangun 13 lantai dan memiliki desain bangunan ala Betawi.
Lebih lanjut Pramono berharap, proses pembangunan RS Royal Batavia Cakung bisa selesai tepat waktu dan sesuai dengan target yang sudah ditetapkan. Harapannya, RS Royal Batavia Cakung menjadi titik awal dalam peningkatan kualitas kesehatan warga Jakarta sebagai warga kota global menuju usia Jakarta yang ke-500 tahun.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia berharap pembangunannya rampung paling lama akhir tahun 2027. RS ini akan bertaraf internasional dan baru pertama kali rumah sakit daerah yang dibangun di Jakarta, namanya tidak menggunakan istilah RSUD. Ini juga merupakan RS ke-32 yang dimiliki Pemprov Jakarta.
Mendukung
Sementara itu, Menko PMK Pratikno menambahkan, pemerintah pusat mendukung penuh pembangunan RS Royal Batavia Cakung milik Pemprov Jakarta untuk meningkatkan standar kualitas dan teknologi fasilitas kesehatan. Harapannya, warga Jakarta, bisa berobat di dalam negeri dengan kualitas pelayanan berstandar internasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami mengapresiasi komitmen Pemprov Jakarta dalam upaya mendukung pemerintah pusat. Harapannya, ini dapat mengurangi potensi kehilangan devisa negara serta memberikan pilihan bagi masyarakat Indonesia, khususnya warga Jakarta, mengakses layanan kesehatan yang berkualitas dengan skema pembiayaan JKN,” tutur Pratikno.
Dia berharap, daerah lain bisa mencontoh Jakarta untuk meningkatkan standar kualitas dan teknologi fasilitas kesehatan. Dengan begitu, rakyat Indonesia bisa berobat di dalam negeri dengan kualitas pelayanan berstandar internasional.
Perlu diketahui, RS Royal Batavia Cakung dibangun dengan konsep Layanan Unggulan Penyakit Infeksi Emerging (PIE) dan Trauma Center. Nantinya juga sebagai Center of Excellence secara komprehensif. RS ini bakal punya laboratorium khusus. Kemampuannya, biomolekuler dan radiodiagnostik lengkap (MRI, CT-scan), yang mengutamakan mutu, keselamatan pasien, dan hospitalitas.
Selain layanan unggulan, RS Royal Batavia Cakung juga akan memberikan layanan prioritas Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!