Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peneliti Tiongkok Kembangkan Teknologi Estimasi Curah Hujan Harian

📅 Selasa, 26 Agu 2025, 15:36 WIB | Oleh:
Peneliti Tiongkok Kembangkan Teknologi Estimasi Curah Hujan Harian Doc: AFP
Ket. Ilustrasi seorang warga menggunakan payung saat hujan di kota Shanghai, Tiongkok.

BEIJING - Peneliti di Tiongkok mengembangkan model penurunan skala untuk mengestimasi curah hujan harian beresolusi tinggi.

Para peneliti tersebut berasal dari berbagai institusi, seperti Institut Bahaya Pegunungan dan Lingkungan (Institute of Mountain Hazards and Environment) dari Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (Chinese Academy of Sciences/CAS) di Chengdu, Provinsi Sichuan, Tiongkok barat daya, dan Universitas Sun Yat-sen di Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan, serta para peneliti dari Spanyol dan Italia.

Mereka mengembangkan model tersebut, yang didasarkan pada metode penurunan skala dan penggabungan presipitasi berbasis kelembapan tanah (soil moisture-based precipitation downscaling and merging/SMPD-MERG).

Metode ini dapat memberikan gambaran yang sangat rinci tentang variabilitas spasial presipitasi dalam berbagai kondisi musim, ungkap CAS.

Secara khusus, metode baru ini berhasil diterapkan pada pengukuran presipitasi global yang dilakukan di bagian tengah Semenanjung Iberia dari 2016 hingga 2018. Metode tersebut meningkatkan resolusi spasialnya dari 10 km menjadi 1 km.

Berbeda dari metode-metode penurunan skala empiris sebelumnya, metode yang diusulkan ini tidak hanya mempertimbangkan dinamika fisik dari proses presipitasi, tetapi juga mencapai integrasi yang baik dari keunggulan berbagai sumber data, papar artikel penelitian tersebut.

Metode ini menunjukkan potensi yang baik untuk menghasilkan data presipitasi berkualitas tinggi dengan resolusi spasio-temporal yang tinggi, imbuh artikel penelitian.

Produk presipitasi satelit yang ada saat ini umumnya dibatasi oleh resolusi spasial kasarnya, yang tidak mampu memenuhi permintaan data akurasi ruang dan waktu (spasio-temporal) tinggi dalam pemantauan banjir bandang, pengeluaran peringatan tanah longsor, dan pengelolaan sumber daya air yang berpresisi. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.