Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sinergi Pemkab dan Petani: Solusi Gizi Lewat Pertanian Lokal di Bangkalan

📅 Senin, 25 Agu 2025, 11:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sinergi Pemkab dan Petani: Solusi Gizi Lewat Pertanian Lokal di Bangkalan Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Bangkalan saat meresmikan Sentra Penyediaan Pangan Gizi di Desa Kombangan. Bangkalan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur melibatkan para petani setempat untuk memasok hasil pertanian mereka ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah itu.

"Petani harus menjadi bagian penting dalam rantai pasok program ini. Dengan begitu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi penerima manfaat, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal," kata Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat meninjau kegiatan distribusi makanan untuk program MBG di Bangkalan, Senin.

Ia menjelaskan pembangunan SPPG yang dilakukan pemerintah bukan hanya menyediakan makanan bergizi, namun juga memberdayakan masyarakat desa sebagai garda depan pembangunan ekonomi.

Karena itu, pelibatan petani lokal dalam rantai pasok bahan pangan, khususnya beras, akan memberikan dampak ganda, yakni menyehatkan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi warga.

"Program MBG ini tentu semakin efektif jika dikelola secara kolaboratif," katanya.

Karena itu, Lukman mendorong agar pemerintah desa, kelompok tani, dan pengelola dapur MBG menjalin kerja sama yang berkesinambungan.

"Dengan begitu, distribusi pangan bisa lebih merata, kualitas makanan tetap terjaga, dan manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat," katanya.

Pembangunan SPPG bekerja sama dengan lintas sektor, termasuk dengan pemerintah desa dan pondok pesantren.

Menurut Lukman Hakim, salah satu dapur MBG yang bekerja sama dengan pemerintah desa, yakni di Desa Kombangan, Kecamatan Geger, Bangkalan.

Dapur MBG yang diberi nama Jaya Barokah ini mampu melayani sebanyak 4 ribu penerima manfaat. Mereka tersebar di dua desa, yakni Desa Kombangan dan Desa Kampak.

Kehadiran dapur ini tidak hanya memberikan makanan bergizi, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi warga sekitar sebagai tenaga dapur maupun distributor makanan.

Bangkalan kini memiliki lima dapur penyedia makanan bergizi yang tersebar di beberapa titik strategis. Selain di Desa Kombangan, dapur MBG juga beroperasi di area belakang Pendopo Bangkalan (Kodim), Kampung Bungsang, Kecamatan Modung, serta Desa Bumianyar.

Dengan adanya sentra-sentra pangan ini, pemerintah daerah optimistis dapat memperluas jangkauan penerima manfaat, terutama anak-anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya.

"Program MBG ini adalah investasi jangka panjang. Kita tidak hanya menyiapkan generasi sehat, tetapi juga membangun fondasi ekonomi kerakyatan dari desa. Saya berharap semua pihak bisa ikut menjaga keberlangsungan program ini,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.