Polda Turunkan 4.000 Personel
📅 Selasa, 18 Mar 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Ilham Kausar
JAKARTA – Sebentar lagi memasuki Operasi Ketupat Jaya (OKJ) 2025. Untuk keperluan ini Polda Metro Jaya menurunkan sekitar 4.000 personel gabungan. OKJ kali ini menggunakan tagline, “Mudik Aman Keluarga Nyaman.”
Rinciannya, polisi sebanyak 3.514 personel. Kemudian TNI sebanyak 100 personel. Pemda 368 personel. Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya Kombes Pol Tory Kristianto, Senin, mengutarakan, ribuan personel tersebut akan disebar ke sejumlah titik Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2025.
Mereka bertugas selama 14 hari pelaksanaan OKJ sejak 23 Maret hingga -8 April. “Ada 100 titik di Jakarta,” tutur Tory. Mereka disebar di Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu. Selain itu, tambah dia, ada sejumlah tempat yang menjadi prioritas seperti masjid dan lokasi kegiatan sholat Ied.
“Juga kegiatan tempat-tempat rekreasi yang nantinya menjadi tujuan masyarakat mengisi liburan lebaran,” jelasnya. Warga bisa menghubungi hotline 110 bila memerlukan informasi mengenai Operasi Ketupat, arus mudik ataupun arus balik. “Mudah-mudahan hotline 110 ini bisa memberikan pelayanan ataupun informasi kepada masyarakat,” ujar Tory.
Sementara itu, polisi terus mengondisikan menjelang lebaran. Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Koja Polres Metro Jakarta Utara menangkap pria berinisial EF (20) yang membacok MS (25) di Jalan Bendungan Melayu, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (15/3) dini hari. “Kami menangkap pelaku beberapa jam setelah kejadian,” kata Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Koja AKP Alex Chandra di Jakarta, Senin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya, pelaku ditangkap di Jalan Mandiri Rawa Badak Selatan sekitar pukul 04.00 WIB. Saat ini petugas masih menyelidiki kasus ini. “Pelaku dan korban saling kenal dan tinggal di RW yang sama,” jelasnya.
Kepolisian mendapat informasi adanya korban luka bacok di RS Koja pada Sabtu (15/3) dini hari. “Korban ini sudah tidak sadarkan diri karena luka yang sangat serius,” ujarnya. Belum diketahui motif pembacokan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!