Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

QRIS Resmi Masuk Jepang, Wisatawan RI Bisa Bayar Tanpa Ribet di Osaka

📅 Senin, 25 Agu 2025, 16:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
QRIS Resmi Masuk Jepang, Wisatawan RI Bisa Bayar Tanpa Ribet di Osaka Doc: ANTARA/Bayu Kuncahyo
Ket. Deputi Bank Indonesia Filianingsih Hendarta (kanan) di Pavilion Indonesia Osaka Jepang sedang melakukan transaksi menggunakan sistem pembayaran digital QRIS.

OSAKA - Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) memungkinkan masyarakat melakukan pembayaran cepat, mudah, dan aman menggunakan berbagai aplikasi uang elektronik (e-wallet) dan mobile banking hanya dengan memindai satu kode QR standar yang sama untuk semua.

QRIS merupakan standar nasional pembayaran digital di Indonesia yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). 

Selain memperluas penggunaan di dalam negeri, Bank Indonesia (BI) terus mendorong penggunaan QRIS ke luar negeri. Setelah beberapa negara di Asean, BI memperluas penggunaan QRIS ke Jepang dan Tiongkok. 

Masyarakat Indonesia yang berkunjung ke Jepang termasuk Osaka sudah bisa menggunakan salah satu inovasi digitalisasi sistem pembayaran yang dikembangkan dan diimplementasikan Bank Indonesia yakni Quick Response Indonesian Standard (QRIS).

Bahkan penggunaan QRIS sudah bisa dilakukan di sejumlah tenant di Pavilion Indonesia di Osaka, Jepang, setelah penggunaannya diresmikan langsung oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warijo di Jakarta, Senin (25/8), dan disiarkan langsung di Osaka.

"Ini adalah momen bersejarah. Ini chapter baru tentang kerja sama yang lebih dekat antara Indonesia dan Jepang melalui digital. Hari ini QRIS border Indonesia-Jepang dimulai," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warijo.

Penggunaan QRIS di Jepang merupakan yang pertama di luar ASEAN. Dengan demikian apa yang dilakukan Bank Indonesia merupakan terobosan besar di dunia keuangan digital.

Dengan kehadiran QRIS jelas akan memudahkan wisatawan asal Indonesia dalam bertransaksi atau sebaliknya. Apalagi kunjungan wisatawan Indonesia per tahun bisa tembus 500 ribu orang.

"Hanya dengan smartphone, kemanapun seperti Shibuya, ke Shinjuku maupun ke restoran akan lebih mudah. QR sudah bisa diimplementasikan mulai hari ini," kata Perry, menambahkan.

Khusus di Osaka, aplikasi penggunaan QRIS ditandai dengan pembelian baju produksi UMKM Indonesia oleh Deputi Bank Indonesia Filianingsih Hendarta di Pavilion Indonesia yang disaksikan perwakilan dari pemerintah Jepang dan lainnya.

"Pak, saya membeli baju ini dengan QRIS, ini buktinya," kata Filianingsih Hendarta sambil menunjukkan bukti pembayaran dengan QRIS kepada Gubernur Bank Indonesia.

Di Pavilion Indonesia Osaka, selain ada penjualan hasil karya UMKM seperti baju, juga ada tenun, makanan kemasan hingga kopi yang dijual. Tidak ketinggalan ada nasi rendang berikut teh kemasan asal Indonesia.

Khusus di Jepang launching QRIS dilakukan pada 17 Agustus 2025 oleh Gubernur Bank Indonesia dan targetnya bisa terus berkembang sehingga mempermudah transaksi masyarakat kedua negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
Realisasi Kredit Usaha Raky...
Nasional
Kenaikan Imbal Hasil Dollar...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.