Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Sumenep Selidiki Kasus Ledakan di Abunten

📅 Senin, 25 Agu 2025, 17:38 WIB | Oleh:
Polres Sumenep Selidiki Kasus Ledakan di Abunten Doc: ANTARA/ HO-Polres Sumenep
Ket. Sebuah mobil dan teras rumah warga rusak, akibat ledakan yang terjadi Minggu (24/8) sekitar pukul 03.30 WIB.

SUMENEP, JAWA TIMUR - Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, Jawa Timur menyelidiki kasus ledakan pada sebuah rumah di Dusun Tambaagung, Desa Tambaagung Tengah, Kecamatan Ambunten.

"Akibat peristiwa itu rumah dan mobil rusak, serta satu orang mengalami luka-luka," kata Kapolres Sumenep AKBP Revanda di Sumenep, Minggu (24/8) malam.

Ia mengatakan, telah menerjunkan tim inafis ke lokasi kejadian, memasang garis polisi dan mengevakuasi korban ledakan untuk mendapatkan perawatan medis.  

Kasus ledakan terjadi Minggu (24/8) pagi sekitar pukul 03.30 WIB di Dusun Tambaagung, Desa Tambaagung Tengah, Kecamatan Ambunten, Sumenep, sekitar 21 kilometer ke arah barat laut Kota Sumenep.

Lokasi kejadian di rumah warga bernama Mohammad Hasin (50).

Kapolres menjelaskan, hasil deteksi awal yang dilakukan petugas, saat ledakan terjadi tidak ada orang yang melihat.

Warga sekitar mengetahui ada ledakan, setelah kejadian dan ledakan tersebut terdengar hingga radius sekitar lima kilometer.

Akibatnya, sebuah mobil minibus Mitsubishi L300 rusak berikut garasi mobil yang terhubung dengan rumah Hasin.

"Saat kejadian di rumah itu ada warga yang bernama Firda (20) dan mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut. Tapi kami belum mengetahui lebih lanjut hubungan Firda ini dengan pemilik rumah, apakah saudara, atau anak dari pemilik rumah dan mobil tersebut, karena masih menunggu laporan lengkap dari tim lapangan," katanya.

Menurut dia, berdasarkan pengumpulan data dan informasi yang dilakukan Polsek Ambunten, pemilik rumah dan mobil di lokasi ledakan itu sedang berada di Jakarta.

"Jadi, saat kejadian, rumah tersebut kosong dan hanya satu orang itu," katanya.

Sebagian warga di sekitar lokasi kejadian menduga, ledakan itu kemungkinan karena ada orang yang melempar bondet. Namun, hal itu dibantah oleh Kapolres. 

Menurut dia, dugaan awal ledakan di Dusun Tambaagung itu bersumber dari kendaraan yang diparkir dalam garasi.

"Namun, penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

58 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.