Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mendiktisaintek Dorong Kampus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

📅 Senin, 25 Agu 2025, 19:05 WIB | Oleh:
Mendiktisaintek Dorong Kampus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Doc: Humas Kementrans
Ket. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Brian Yulianto

JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yulianto, mendorong kampus di seluruh Indonesia untuk berdampak bagi masyatakat. Hal ini diungkapnya dalam pelepasan 2.000 peserta Tim Ekspedisi Patriot Kementrans tujuh perguruan tinggi, di Jakarta, Minggu (24/8).

“Program ini adalah laboratorium nyata bagi kampus. Di lapangan, para dosen dan mahasiswa bisa menguji ilmu. Kemudian menghasilkan solusi yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Hasil penelitian dari Ekspedisi Patriot ini akan menjadi masukan penting," kata Menteri Brian dalam keterangan tertulisnya, pada Senin (25/8).

Menteri Brian menyatakan ke depan setiap kampus akan didorong menjadi pusat riset dan pengembangan bagi kawasan transmigrasi. Sehinggga kegiatan pendidikan tinggi tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga melahirkan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berbasis saintek.

“Saya percaya, apa yang dilakukan Tim Ekspedisi Patriot ini akan menjadi ladang amal jariyah. Jika setiap titik transmigrasi bisa tumbuh menjadi pusat ekonomi, maka manfaatnya akan diwariskan hingga generasi mendatang,” ucap dia.

Sementara itu, Menteri Transmigrasi, M Iftitah Sulaiman Suryanagara, menjelaskan bahwa tim Ekspedisi Patriot bukan sekadar tugas teknis. Tetapi bagian dari janji kemerdekaan untuk menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Ekspedisi Patriot bukan hanya kegiatan penelitian, saudara-saudara ditugaskan untuk menyusun strategi ekonomi, merancang model kolaborasi. Hingga merumuskan solusi terintegrasi yang bisa langsung dijalankan, rekomendasi kalian harus menjadi dasar kebijakan pemerintah,” ujar Menteri Iftitah.

Menteri Iftitah menambahkan, pihaknya mengirim guru besar, dosen dan mahasiswa ke 154 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia. Untuk meneliti potensi unggulan masing-masing kawasan transmigrasi, mulai dari pertanian, energi, mineral, hingga pariwisata.

Melalui pendekatan Diktisaintek, hasil penelitian dari kampus diharapkan menjadi peta jalan pembangunan kawasan transmigrasi. Bahkan, data yang dikumpulkan tim ekspedisi akan diprioritaskan dalam riset dan pengabdian masyarakat pada tahun-tahun mendatang.

Tim Ekspedisi Patriot menjalankan misi penelitian selama empat bulan, sebelum hasilnya diserahkan sebagai rekomendasi kebijakan pembangunan kawasan transmigrasi. Selain melakukan identifikasi potensi unggulan, para peserta juga diharapkan membangun basis kepada ekonomi masyarakat. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.