Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Markas Maling Motor di Ciracas Jaktim Digerebeg Aparat, Warga Sekitar Heboh

📅 Senin, 25 Agu 2025, 18:59 WIB | Oleh:
Markas Maling Motor di Ciracas Jaktim Digerebeg Aparat, Warga Sekitar Heboh Doc: ANTARA/Instagram/@cibuburupdate.id
Ket. Polisi mengangkut motor hasil penggerebekan markas pencuri sepeda motor di sekitar Waduk Waru RT 19/06 Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim), Minggu (24/8).

JAKARTA - Warga di sekitar Waduk Waru RT 19/06 Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, heboh karena adanya penggerebekan markas pencuri atau maling sepeda motor.

Ketua RT 19 Supangat mengetahui peristiwa penggerebekan tersebut ketika anggota polisi mendatangi rumahnya dan memintanya ikut ke lokasi kejadian.

"Saya juga masih tidur, dibangunkan oleh anggota dan memang harusnya seperti itu. Jadi, kita yang dituakan di lingkungan itu, tahulah," kata Supangat di Jakarta Timur, Senin (25/8).

Supangat mengaku, suasana di rumah kontrakan pelaku saat Minggu (24/8) sudah diberi garis polisi oleh aparat Kepolisian yang menangani kasus tersebut.

Gerbang rumah kontrakan yang terbuat dari besi ditutup rapat agar tidak ada yang keluar-masuk. Tetangga kontrakan tak ada yang keluar rumah dan di sekitar lokasi sepi dari aktivitas masyarakat.

"Menurut cerita dari anggota yang datang ke sini, itu ada remaja yang disinyalir mau tawuran. Setelah dicegat, diinterogasi, terus digeledah tasnya, ternyata di dalam tas itu ada kunci letter T," katanya.

Awalnya, terdapat penemuan kunci T tersebut yang membuat pihak Kepolisian melakukan pendalaman dan mencecar keterangan pelaku.

Menurut Supangat, barang bukti berupa kunci T merupakan salah satu ciri khas dari pelaku pencuri sepeda motor setiap kali beraksi. Kunci itu tidak digunakan untuk yang lain, kecuali untuk pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

"Jadi, anggota menggeledah itu setelah ada curanmor dan juga senjata tajam yang ditemukan bukan hanya letter T, ada senjata tajam juga di situ sehingga anak itu diamankan," katanya. 

Di dalam rumah kontrakan, polisi menemukan sekitar tujuh sepeda motor dan menggeledah seisi rumah tersebut. Selain sepeda motor, pihak Kepolisian juga menemukan sejumlah kunci motor dan pelat nomor.

"Pelat nomor itu banyak sekali, entah hitungnya berapa, kita tidak hitung, tapi banyak sekali memang pelat nomor," katanya.

Kemudian motor-motor itu dibawa langsung oleh polisi. "Ada yang kunci motornya tidak ada sehingga dipaksa juga, akhirnya bisa digotong oleh polisi ke depannya, hingga sampai ke truk muatan," katanya.

Sebelumnya, viral di media sosial sebuah kontrakan dijadikan gudang motor hasil begal di Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (24/8).

Dalam video yang diunggah akun Instagram @cibuburupdate.id, terlihat anggota Kepolisian menaikkan motor yang diduga hasil begal ke atas truk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...

Asian Games 2026, PBVSI Panggil 12 Pemain Voli Putri

43 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Asian Games 2026, PBVSI Pan...

PBVSI Umumkan Daftar Pemain Voli Putra Asian Games 2026

46 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PBVSI Umumkan Daftar Pemain...
Olahraga
Folarin Balogun Batal Gabun...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.