Istanbul Berjanji Investasi Rp21 Triliun ke Jakarta
📅 Senin, 25 Agu 2025, 01:05 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta.
JAKARTA – Para pemilik modal Kota Istanbul, Turkiye, berminat mengucurkan dana 21 triliun untuk investasi di Jakarta. Keinginan investasi ini dijanjikan saat delegasi Pemerintah Provinsi Jakarta bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Istanbul menggelar Business Forumdi Turki.
Business Forum mempertemukan pengusaha dan calon investor Turki dengan pelaku usaha Indonesia di Intercontinental Istanbul, Taksim, Sabtu (23/8). Forum ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Turki sepanjang 2025.
Delegasi Pemprov Jakarta hadir lengkap, dipimpin Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta, Rano Karno. Delegasi beranggotakan Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi Jakarta Suharini Eliawati,Kepala Dinas Kebudayaan Mochamad Miftahulloh Tamary, dan Kepala Biro Kerja Sama Daerah Marulina Dewi.
Kemudian, Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin dan perwakilan PT Jakarta Propertindo serta TransJakarta. Setelah sesi pembukaan, forum dilanjutkan business matching satu per satu antara perusahaan Turki dan Indonesia.
Di sela pertemuan, sejumlah investor menyampaikan ketertarikan untuk bekerja sama dalam pengembangan infrastruktur dan transportasi perkotaan. Ini termasuk penjajakan lanjutan dengan Istanbul Ticaret Odasi (Kamar Dagang Kota Istanbul/ITO).
Sebaiknya Anda baca juga:
“Forum ini bukan sekadar transaksi, melainkan jembatan pengetahuan, dari ekonomi hingga kebudayaan, yang manfaatnya akan dirasakan langsung oleh warga,” kata Wagub Rano. Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran pengurus utama ITO. Dia termasuk Ketua ITO Sekib Avdagic. Sekib menegaskan pentingnya penguatan jejaring dagang Istanbul–Jakarta di tengah pemulihan ekonomi global. “ITO siap menjadi jembatan kolaborasi konkret,” ujar Sekib.
Puncak forum ditandai dengan penyerahan surat pernyataan minat investasi oleh Managing Director Konsorsium Globalasia Indonesia–Turki (Globalasia), Orhan Guven. Ini terkait rencana pembangunan rumah sakit internasional di Jakarta. Nilai investasi diproyeksikan mencapai 1,3 miliar dollar AS atau sekitar 21 triliun rupiah.
Rumah sakit ini akan dikembangkan dengan model layanan terpadu. Ini terinspirasi dari Basaksehir Cam and Sakura City Hospital di Istanbul. Ini adalah sebuah kompleks layanan kesehatan berskala besar yang dikenal dengan pusat-pusat spesialis terintegrasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih Efektif
Dengan model tersebut, layanan lintas spesialisasi akan lebih efektif, mudah diakses, dan mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan. “Investasi kesehatan berskala internasional ini sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang menempatkan kualitas layanan publik, terutama kesehatan, sebagai prioritas utama,” tambah Rano.
Wagub terbuka untuk kolaborasi yang memperkuat ekosistem layanan, alih teknologi, serta pengembangan kompetensi tenaga kesehatan secara berkelanjutan. Sedangkan, Konsul Jenderal di Istanbul, Darianto Harsono, menegaskan bahwa forum tersebut menjadi wujud nyata sinergi KJRI Istanbul dan Pemprov Jakarta.
“Kami melihat minat yang konkret. KJRI akan mengawal tindak lanjut agar peluang investasi ini masuk ke implementasi,” imbuhnya. Selain sektor kesehatan, forum juga membuka jalur komunikasi bisnis untuk proyek-proyek infrastruktur dan transportasi perkotaan. Hal ini selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan Jakarta.
“Ini mulai dari sistem angkutan massal, kawasan Transit Oriented Development, hingga teknologi manajemen air. Semua kami tawarkan agar dapat segera dijajaki,” tambah Rano, seraya mengapresiasi dukungan ITO. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, delegasi Jakarta melakukan kunjungan lapangan ke Basaksehir Cam and Sakura City Hospital. Kunjungan untuk melihat langsung tata kelola layanan terpadu dan fasilitas klinis sebagai referensi pengembangan rumah sakit internasional di Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!