Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

N219 Siap Terbang di Papua Pegunungan, Pemerintah Daerah Tagih Subsidi Pusat

📅 Minggu, 24 Agu 2025, 21:45 WIB | Oleh:
N219 Siap Terbang di Papua Pegunungan, Pemerintah Daerah Tagih Subsidi Pusat Doc: Dok Humas PTDI
Ket. Pesawat N219 karya anak bangsa merupakan hasil kerja sama PTDI dan LAPAN.

WAMENA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan menggandeng PT Dirgantara Indonesia (PTDI) untuk mengoperasikan pesawat N219 di wilayah pedalaman. Program ini menjadi bagian dari 100 hari kerja Gubernur John Tabo-Ones Pahabol guna membuka keterisolasian daerah, sekaligus memperlancar distribusi bahan pokok. Namun, pelaksanaannya masih menunggu dukungan subsidi dari pemerintah pusat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Papua Pegunungan Jimmy Yoku di Wamena, Minggu mengatakan penandatanganan kerja sama dengan PTDI telah dilakukan dan saat ini menunggu koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk tindak lanjutnya.

“Pengoperasian pesawat N219 masih kami koordinasi dengan Bappenas terkait subsidi, apakah subsidinya nanti ditanggung oleh pemerintah pusat atau daerah,” katanya.

Menurut Jimmy, koordinasi dengan Bappenas sangat penting untuk membantu meningkatkan percepatan pembangunan khusus sektor transportasi udara di wilayah pedalaman Papua Pegunungan.

“Kami berharap adanya dukungan subsidi dari pemerintah pusat untuk menutupi pembiayaan penerbangan N219 di wilayah pedalaman Papua Pegunungan. Kami minta dukungan subsidi pemerintah pusat karena anggaran pemerintah daerah sangatlah terbatas,” ujarnya.

Dia menjelaskan pengoperasian pesawat jenis N219 buatan PTDI merupakan wujud nyata dari program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan John Tabo-Ones Pahabol dalam mengatasi permasalahan keterisolasian di daerah ini.

“Pesawat jenis N219 akan beroperasi di wilayah-wilayah pedalaman Papua Pegunungan yang belum memiliki akses bandara besar. Ini untuk membantu mobilisasi masyarakat dari kampung ke kota sekaligus membantu distribusi bahan pokok atau bapok,” katanya.

Dia menambahkan masih banyak wilayah di Papua Pegunungan yang belum bisa ditembus dengan akses transportasi darat, sehingga masih tergantung dengan transportasi udara.

“Melalui visi misi bapak Gubernur dan Wakil Gubernur saat ini maka kesulitan masyarakat ini bisa terjawab dengan pengoperasian pesawat N219. Maka dukungan subsidi langsung pemerintah pusat sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

49 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.