Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KP2MI: Kuasai Bahasa Jepang Tingkat Lanjut Kunci Masuk Sektor Logistik Jepang

📅 Minggu, 24 Agu 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
KP2MI: Kuasai Bahasa Jepang Tingkat Lanjut Kunci Masuk Sektor Logistik Jepang Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI) Christina Aryani (tengah) dalam kunjungan kerja di Prefektur Aichi, Jepang, Sabtu (23/8).

Jakarta - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI) Christina Aryani menyoroti pentingnya penguasaan bahasa Jepang tingkat lanjut bagi pekerja migran Indonesia yang ingin mengisi peluang kerja di sektor logistik dan transportasi di Prefektur Aichi, Jepang.

"Untuk sektor transportasi seperti sopir bus dan taksi, kompetensi bahasa menjadi syarat mutlak," kata Wamen Christina di Jakarta, Sabtu.

Pernyataan itu dia sampaikan dalam kunjungan kerjanya di Prefektur Aichi, Jepang, Sabtu (23/8).

Christina menyampaikan bahwa meskipun Aichi dikenal sebagai pusat industri manufaktur dengan pabrik-pabrik besar, kebutuhan tenaga kerja asing di sektor tersebut relatif terbatas karena telah banyak terautomatisasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Peluang besar, kata dia, justru terbuka di sektor logistik, transportasi dan perawat lanjut usia (lansia).

Untuk mengisi peluang tersebut, Christina mengatakan kemampuan bahasa Jepang yang diperlukan tidak cukup hanya bisa berbahasa standar, tetapi harus menguasai bahasa Jepang tingkat lanjutan.

Hal itu dinilai penting karena pekerja harus mampu membaca rambu lalu lintas di jalan raya sekaligus berkomunikasi langsung dengan pengguna layanan.

Christina mengatakan selain kemampuan bahasa, calon pekerja migran Indonesia juga wajib lulus tes resmi yang diselenggarakan Pemerintah Jepang sebagai prasyarat utama perekrutan.

"Kebutuhan tenaga kerja asing di sektor transportasi cukup tinggi, namun hanya bisa diisi oleh mereka yang memiliki kompetensi bahasa mumpuni," katanya.

"Karena itu, penyiapan pekerja migran di dalam negeri harus diarahkan pada penguasaan bahasa Jepang lanjutan agar mampu bersaing dan memenuhi standar ketat di Jepang," imbuhnya.

Selain ke Prefektur Aichi, Wamen Christina juga melakukan kunjungan balasan ke Prefektur Mie untuk membahas tindak lanjut dari implementasi perjanjian kerja sama yang telah ditandatangani di Jakarta, pada Mei lalu.

"Harapan kami MoU bisa segera diimplementasikan, sehingga model kerja sama ini bisa direplikasi ke prefektur lain di Jepang," kata Christina.

Selain bertemu dengan Wakil Gubernur Prefektur Mie, Wamen Christina dan rombongan juga bertemu dengan ketua dan anggota parlemen Prefektur Mie.

Mereka, kata Christina, mendukung kelancaran kerja sama penempatan dan pengembangan kemampuan pekerja migran Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.