Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Lokon Alami Erupsi Freatik, Badan Geologi Peringatkan Warga Bahaya Gas Beracun dan Banjir Lahar

📅 Sabtu, 23 Agu 2025, 13:43 WIB | Oleh:
Gunung Lokon Alami Erupsi Freatik, Badan Geologi Peringatkan Warga Bahaya Gas Beracun dan Banjir Lahar Doc: ANTARA
Ket. Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

MANADO - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajak warga untuk mewaspadai potensi ancaman bahaya aktivitas Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

"Potensi ancaman bahaya aktivitas Gunung Lokon untuk saat ini adalah kemungkinan terjadinya gas beracun yang sewaktu waktu dapat keluar dari kawah," kata Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid AN dalam laporan yang diterima di Manado, Jumat (22/8).

Dalam laporan aktivitas periode 16-31 Agustus 2025 yang dibagikan Kepala Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Sulawesi dan Maluku, Badan Geologi, Juliana DJ Rumambi juga disebutkan potensi lainnya yaitu terjadinya erupsi freatik (erupsi yang diakibatkan kontak uap panas magma dengan air hidrotermal) secara tiba tiba.

Masyarakat yang berada di sekitar alur sungai yang berhulu dari puncak diharapkan juga mewaspadai terjadinya lahar pada musim penghujan atau terjadinya hujan deras di puncak Gunung Lokon dengan durasi lama.

"Berdasarkan data pengamatan visual dan instrumental serta dengan mempertimbangkan potensi ancaman bahayanya, tingkat aktivitas Gunung Lokon masih pada Level II (Waspada)," ujarnya

Pada tingkat aktivitas Level Il (Waspada), diharapkan memperhatikan direkomendasikan antara lain, masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak diperbolehkan beraktivitas dan mendekati area dalam radius 1,5 kilometer dari kawah Tompaluan.

Mewaspadai potensi lahar pada sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Lokon terutama pada musim hujan, sementara pemerintah daerah, BPBD Provinsi Sulut dan kabupaten/kota senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lokon dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi KESDM.

Dalam laporan tersebut disebutkan, pada periode tersebut terekam sebanyak lima kali gempa embusan, 30 kali gempa vulkanik dangkal, lima kali gempa vulkanik dalam, satu kali gempa tektonik lokal, dua kali gempa terasa dengan skala MMI-I dan 73 kali gempa tektonik jauh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.