Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tahun 2027, Magang di Jepang Ditiadakan, Diganti Program ESDP, Apa Itu?

📅 Jumat, 22 Agu 2025, 10:07 WIB | Oleh:
Tahun 2027, Magang di Jepang Ditiadakan, Diganti Program ESDP, Apa Itu? Doc: Kemen-P2MI
Ket. Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani bersama menteri P2MI Abdul Kadir Karding melakukan kunjungan ke Jepang, Kamis (21/8/2025).

JAKARTA - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani menyatakan bahwa skema magang bagi pekerja migran di Jepang akan dialihkan menjadi Employment for Skills Development Program (ESDP/Program Pekerjaan untuk Pengembangan Keterampilan).

"Skema magang selama ini memang tidak diatur di Kementerian P2MI, namun nantinya akan kami tangani bersama-sama melalui Memorandum of Cooperation (MoC) yang sedang disiapkan," kata Wamen dalam siaran pers Kementerian P2MI di Jakarta, Kamis (21/8).

Christina menjelaskan bahwa selama ini skema magang tidak diatur oleh Kementerian P2MI, namun dengan MoC yang baru, Kementerian akan turut serta dalam penyusunan aturan dan mekanisme pelaksanaannya.

Ia berharap perubahan skema magang menjadi ESDP dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pekerja migran Indonesia (PMI).

Menurutnya, Kementerian Kehakiman Jepang mengajak Kementerian P2MI untuk bersama-sama mengembangkan sistem yang kondusif bagi penerapan ESDP.

"Nantinya kedua negara akan berbagi informasi dan membentuk mekanisme agar lembaga pengirim maupun penerima pekerja migran benar-benar berjalan sesuai prosedur," katanya.

Pembahasan mengenai MoC sudah mulai berlangsung dan akan dilanjutkan dengan pembentukan tim khusus. Kementerian, katanya, akan memastikan seluruh aspek penting, termasuk perlindungan hak PMI, dapat terakomodasi dalam kesepakatan tersebut.

Selain soal regulasi, pemerintah Jepang juga menekankan pentingnya pemahaman pekerja migran Indonesia terhadap budaya dan kebiasaan masyarakat Jepang, yang dinilai sebagai bagian dari kenyamanan bekerja dan hidup di Jepang.

"Mitra kami di Jepang menilai pekerja migran Indonesia selama ini nyaman bekerja di sana. Karena itu, penting bagi PMI untuk juga memahami budaya Jepang agar hubungan kerja berjalan harmonis," katanya.​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

Christina menambahkan bahwa Kementerian Kehakiman Jepang juga sedang menyiapkan sistem pelaporan yang memungkinkan PMI di Jepang melaporkan langsung pelanggaran terhadap hak mereka.

"Sistem ini diharapkan memperkuat perlindungan sekaligus meningkatkan rasa aman pekerja migran Indonesia di Jepang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gila, 350 Rekor Lahir di As...

Pada Indonesia Halal Awards 2026, SUCOFINDO Raih Penghargaan

28 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
Pada Indonesia Halal Awards...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.