Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ajakan kepada Masyarakat untuk Manfaatkan Lahan Kosong agar Lebih Produktif

📅 Jumat, 22 Agu 2025, 14:45 WIB | Oleh:
Ajakan kepada Masyarakat untuk Manfaatkan Lahan Kosong agar Lebih Produktif Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Pekalongan Andrianto berasama pejabat OPD pada acara Reforma Agraria pemanfaatann lahan kosong agar lebih produktif di Pekalongan, belum lama ini.

Pekalongan - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong yang tersebar di sejumlah tempat agar bisa lebih produktif sebagai upaya mencegah terjadinya kawasan kumuh.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Pekalongan Andrianto di Pekalongan, Jumat, mengatakan pihaknya melalui akses reforma agraria menjadikan kondisi wilayah tetap tertata sekaligus memanfaatkan lahan kosong secara lebih produktif.

"Misalnya, Kampung Bugisan yang dulu merupakan salah satu kawasan dengan kondisi permukiman yang kumuh namun berkat konsolidasi tanah, kini di wilayah itu jauh lebih rapi, sehat, dan nyaman untuk tempat tinggal. Tantangan kami adalah bagaimana menjaga agar kampung itu tidak kembali kumuh," katanya.

Meski penataan telah berjalan baik, kata dia, masih ada beberapa bidang tanah yang belum dimanfaatkan secara optimal karena dialokasikan sebagai ruang terbuka.

"Akan tetapi, jika kondisi itu dibiarkan maka area tersebut dikhawatirkan bertumbuh menjadi semak belukar yang berpotensi menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan," katanya.

Melalui program reforma agraria, ujar dia, lahan kosong itu diarahkan untuk kegiatan lebih produktif, seperti penghijauan dan pertanian perkotaan.

Selain itu, katanya, tujuan pemanfaatan lahan kosong untuk menjaga kebersihan lingkungan dan memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

"Reforma agraria pada dasarnya bertujuan untuk kemakmuran masyarakat melalui pendayagunaan tanah. Tanah yang tersisa harus bisa dimanfaatkan secara efektif agar memberi manfaat langsung bagi warga," katanya.

Pada kegiatan ini, pihaknya juga menggandeng Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga untuk memperkuat peran masyarakat, khususnya perempuan dalam menjaga lingkungan.

"Peran aktif para ibu kami anggap penting dalam mendorong pemanfaatan lahan tidak produktif menjadi lahan yang bermanfaat bagi keluarga. Mereka biasanya yang paling peduli terhadap lingkungan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.