Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Pastikan Kualitas Pangan, Penggilingan Beras di Pringsewu Diperiksa

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 18:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi Pastikan Kualitas Pangan, Penggilingan Beras di Pringsewu Diperiksa Doc: Antara
Ket. Jajaran Polres Pringsewu melakukan pengecekan beras di lokasi penggilingan padi. Pringsewu, Provinsi Lampung, Kamis (21/8).

Bandarlampung - Satreskrim Polres Pringsewu menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik penggilingan padi Mulya Jaya di Pekon Podomoro, untuk memastikan beras yang sampai ke masyarakat aman dan berkualitas.

"Pengecekan tersebut merupakan langkah preventif dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Pringsewu," kata Kasi Humas Polres Pringsewu AKP Priyono, dalam keterangan yang diterima di Bandarlampung, Kamis (21/8).

Ia mengatakan kegiatan inspeksi mendadak oleh anggota kepolisan ini akan terus dilakukan secara rutin agar masyarakat merasa tenang dan yakin bahwa beras yang dikonsumsi telah memenuhi standar kualitas dan keamanan.

"Kegiatan pengecekan beras di lokasi penggilingan tersebut bertujuan mengantisipasi adanya praktik kecurangan seperti pengoplosan beras yang dapat merugikan konsumen," kata dia.

Ia pun bersyukur dari hasil pemeriksaan di penggilingan padi tersebut tidak ditemukan adanya pelanggaran ataupun praktik kecurangan yang dilakukan oleh pemilik. 

Sebaiknya Anda baca juga:

"Setelah kami periksa penggilingan padi tersebut bagus tidak ada praktik kecurangan atau pelanggaran yang dilakukan," kata dia.

Selain melakukan pengawasan langsung di penggilingan padi, lanjut dia, Polres Pringsewu bersama Perum Bulog juga rutin menggelar gerakan pangan murah di sejumlah pekon guna meringankan beban masyarakat.

"Gerakan pangan murah tersebut, menjual beras dengan kualitas premium yang biasanya dijual dengan harga pasaran Rp14.000 per kilogram, dijual dengan harga khusus Rp11.500 per kilogram, jauh di bawah harga eceran tertinggi (HET)," kata dia.

Ia pun mengharapkan upaya yang dilakukan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, menstabilkan pasokan, serta menjaga harga pangan tetap terjangkau.

"Sekaligus menekan potensi spekulasi harga beras di pasaran,” kata AKP Priyono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Nasional
Wisatawan Jangan Resah! Dis...
Nasional
Kapan Wisata Bromo Dibuka L...
Nasional
HUT ke-81 RI di Monas Penuh...
Nasional
Kapal Pesiar Swasta Dipakai...

Akses Wisata Ke Bromo akan Dibuka Jika Benar-benar Aman

4 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Akses Wisata Ke Bromo akan ...
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.