Federasi Sepak Bola Brasil Batalkan Rencana Kostum Merah karena Kontroversi Politik
📅 Kamis, 21 Agu 2025, 06:15 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Istimewa
SAO PAULO,BRASIL - Ketua Federasi Sepak Bola Brasil (CBF), Samir Xaud, memastikan rencana penggunaan jersey merah untuk tim nasional di Piala Dunia 2026 resmi dibatalkan. Keputusan itu diambil setelah muncul protes dan kontroversi karena warna merah dianggap terlalu identik dengan partai politik penguasa di Brasil.
Isu ini pertama kali mencuat pada April lalu melalui bocoran media yang menyebut Nike, sebagai sponsor perlengkapan tim,menyiapkan jersey tandang berwarna merah untuk Tim Samba di Piala Dunia mendatang.
Masalahnya, merah merupakan warna Partai Pekerja (PT) pimpinan Presiden Luiz Inacio Lula da Silva, sementara para pendukung mantan presiden berhaluan kanan, Jair Bolsonaro, dikenal memakai warna tradisional Brasil yakni hijau dan kuning dalam aksi politik mereka.
Samir Xaud, yang baru menjabat sebagai presiden CBF sejak Mei, mengatakan kepada SporTV pada Selasa bahwa ia langsung memerintahkan untuk menghentikan produksi jersey merah.
“Biru, kuning, hijau, dan putih adalah warna bendera kami,dan itulah warna yang harus dipakai,” ujar Xaud tegas. Dia menambahkan bahwa dirinya memang tidak sepakat dengan ide jersey merah, meski bukan karena alasan politik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Nike disebut telah menerima keputusan tersebut dan mulai memproduksi jersey tandang berwarna biru. Produksi kostum merahdimulai pada era presiden CBF sebelumnya, Ednaldo Rodrigues.
Ketika rencana jersey merah pertama kali bocor, kolumnis olahraga kawakan Paulo Vinicius Coelho sempat mengkritiknya, menyebut keputusan itu “kurang peka secara politik”.
“Apalagi ketika partai yang membalut politik dengan warna kuning bisa mengacaukannya dengan warna partai lain,” tulis Coelho kala itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!