Awas! Jangan Biarkan 5 Barang Ini Nempel di Stopkontak, Bisa Bikin Tagihan Listrik Jebol
📅 Rabu, 20 Agu 2025, 12:35 WIB | Oleh: Alfina Febriyana
Doc: Freepik
JAKARTA - Pernah merasa tagihan listrik di rumah tiba-tiba membengkak tanpa sebab yang jelas? Bisa jadi penyebabnya bukan pada penggunaan AC atau kulkas, melainkan kebiasaan kecil yang sering disepelekan, membiarkan perangkat elektronik tetap tercolok di stopkontak meski sedang tidak digunakan.
Mungkin terlihat sepele, tapi faktanya, aliran listrik tetap mengalir meski alat elektronik dalam keadaan mati atau standby. Inilah yang disebut sebagai phantom load atau vampire energy.
Kalau dibiarkan, energi yang tersedot sia-sia ini bisa menguras isi dompet kamu setiap bulannya.
Agar rumah tetap hemat energi dan aman, berikut 5 barang elektronik yang WAJIB dicabut dari stopkontak setelah dipakai.
1. Televisi
Sebaiknya Anda baca juga:
Banyak orang malas mencabut kabel TV dari stopkontak, apalagi jika punya kebiasaan menonton setiap hari.
Padahal, meski dimatikan dengan remote, TV masih menyedot listrik dalam jumlah tidak sedikit. Jadi kalau tidak digunakan, lebih baik cabut segera!
2. Peralatan Dapur
Sebaiknya Anda baca juga:
Rice cooker, microwave, blender, hingga coffee maker sering dibiarkan terhubung ke listrik sepanjang waktu. Padahal alat-alat dapur ini hanya dipakai sesekali.
Kalau sudah selesai digunakan, langsung cabut kabelnya. Ingat, kulkas memang harus tetap menyala, tapi bukan berarti semua peralatan dapur boleh dibiarkan menempel di stopkontak.
3. Charger Ponsel
Inilah kebiasaan paling umum, membiarkan charger tetap tertancap meski tidak sedang dipakai. Jangan salah, charger tetap menyedot daya bahkan saat tidak mengisi perangkat.
Selain bikin tagihan bengkak, charger juga bisa cepat rusak dan berpotensi menimbulkan korsleting.
4. Komputer dan Laptop
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!