- Home
-
- Luar Negeri
-
- Putin dan Zelensky Bersiap...
Putin dan Zelensky Bersiap untuk Pertemuan Perdamaian Setelah Bertemu Trump
Selasa, 19 Agu 2025, 09:08 WIBWASHINGTON - Presiden Russia dan Ukraina, Vladimir Putin dan Volodymyr Zelensky, tampaknya siap untuk mengadakan pertemuan puncak perdamaian setelah pembicaraan cepat pada hari Senin (18/8) antara Donald Trump dan para pemimpin Eropa yang berfokus pada isu utama jaminan keamanan jangka panjang untuk Ukraina.
Harapan akan adanya terobosan meningkat setelah Trump mengatakan ia telah berbicara melalui telepon dengan Putin menyusul pertemuan yang "sangat baik" dengan pihak Eropa dan presiden Ukraina di Gedung Putih.
Ini akan menjadi pertemuan pertama antara pemimpin Russia dan Ukraina sejak invasi Moskow hampir tiga setengah tahun lalu, dan terjadi saat Trump mencoba memenuhi janjinya untuk segera mengakhiri perang.
Trump (79) menulis di jejaring sosial Truth Social miliknya bahwa "semua orang sangat gembira dengan kemungkinan PERDAMAIAN bagi Russia/Ukraina."
"Di akhir pertemuan, saya menelepon Presiden Putin dan mulai mengatur pertemuan, di lokasi yang akan ditentukan, antara Presiden Putin dan Presiden Zelensky," kata Trump.
Trump mengatakan ia kemudian akan mengadakan pertemuan puncak tiga pihak dengan para pemimpin Ukraina dan Russia.
Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan Putin telah menyetujui pertemuan bilateral dalam dua minggu ke depan, tetapi tidak ada konfirmasi mengenai tanggal atau lokasi.
Zelensky 'Siap' Bertemu PutinÂ
Zelensky mengonfirmasi kepada wartawan di luar Gedung Putih bahwa ia "siap" untuk melakukan pembicaraan bilateral dengan musuh bebuyutannya, Putin, yang invasinya ke Ukraina telah menyebabkan puluhan ribu kematian.
Di Moskow, seorang ajudan Kremlin mengatakan Putin terbuka terhadap "gagasan" perundingan langsung dengan Ukraina.
Perang Ukraina telah mencapai jalan buntu meskipun ada beberapa kemajuan Russia baru-baru ini, tetapi pertemuan puncak Trump dengan Putin Jumat lalu gagal menghasilkan gencatan senjata.
Zelensky kemudian bergegas ke Gedung Putih untuk bertemu dengan Trump setelah presiden AS semakin mendesak pemimpin Ukraina untuk membuat konsesi kepada Rusia.
Para pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Finlandia, Komisi Eropa, dan NATO kemudian mengumumkan bahwa mereka juga akan datang, sebagai bentuk dukungan yang nyata.
Zelensky juga bertemu empat mata dengan Trump di Ruang Oval dalam pertemuan pertama mereka di jantung kepresidenan AS sejak pertikaian sengit mereka di sana pada bulan Februari.
Presiden Ukraina mengatakan pertemuan itu adalah pertemuan "terbaik" mereka sejauh ini, dengan sedikit ketegangan seperti ketika Trump dan Wakil Presiden JD Vance memarahinya di depan kamera TV karena tidak "bersyukur" atas dukungan AS.
Trump bahkan memuji jaket hitam Zelensky, setelah pemimpin Ukraina itu dikritik oleh media sayap kanan karena gagal mengganti pakaian khas pemimpin perang itu dengan setelan jas selama kunjungan bulan Februari.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Thailand-Kamboja Mulai Berunding di Malaysia, Dihadiri Dubes AS dan Tiongkok
-
Trump Kecewa Apple Pindahkan Produksi iPhone ke India, Bukan ke Amerika Serikat
-
PT MRT Jakarta Raih Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2025
-
Peresmian dan pengukuhan Komandan KRI Belati-622
-
Menlu AS Rubio Tak Berharap Banyak dari Perundingan Russia-Ukraina
-
Trauma akibat Demonstrasi, Ini Saran Psikiater untuk Mengatasinya
-
Israel dan Hamas Siap Berunding, Para Negosiator Berkumpul di Mesir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.